RASIOO.id – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bogor merespons kabar salah satu anggota DPRD Kabupaten Bogor M Rizky dari fraksi Gerindra yang pindah ke Partai NasDem namun masih aktif sebagai anggota dewan mewakili partainya yang lama.
Komisioner KPUD Kabupaten Bogor, Herry Setiawan menyampaikan bahwa secara etika, M Rizky mestinya mundur dari anggota DPRD Kabupaten Bogor jika benar dirinya pindah ke partai lain. Sebab keanggotaan di parlemen merupakan representasi dari partai politik dan setiap warga negara tidak boleh punya keanggotaan ganda di partai politik berbeda.
“Ya (secara etis) mundur dari partai politik yang lama, dan mengurus pengunduran dirinya dari dewan jika sudah ada keputusan dari parpol lamanya,” kata Herry, Rabu 19 April 2023.
Namun, KPU tidak berhak mencabut hak politik sebagai anggota dewan. Sebab, kata Herry, KPU hanya sebatas mengurus Pergantian Antar Waktu (PAW) dari partai bersangkutan.
“Kebijakan ada di parpolnya yang lama, bukan di KPU. KPU hanya akan mengurus PAW yang bersangkutan jika sudah ada pengantar dari dewan,” papar dia.
Baca Juga : Diam-diam Anggota DPRD Bogor Fraksi Gerindra M. Rizky Pindah Partai, DPW NasDem Jabar : Sudah ber KTA
Sementara, DPC Partai Gerindra Kabupaten Bogor megaku sampai detik ini belum mendapatkan laporan langsung soal pengunduran itu dari M Rizky. Padahal, Pengurus DPW NasDem Jawa Barat Bidang Organisasi dan Keanggotaan, Onnie S. Sandi menyatakan M Rizky saat ini merupakan Anggota Partai NasDem.
“Sudah (pindah ke NasDem), sudah ber-KTA, M. Rizky,” kata Onnie, Rabu 19 April 2023.
Di lain pihak, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPC Gerindra Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto mengaku belum mengetahui M Rizky pindah ke NasDem. Sebab, kata dia, M Rizky masih tercatat sebagai anggota DPRD Kabupaten Bogor dari fraksi Gerindra.
“Kalau yang bersangkutan pindah partai, sampai hari ini beliau masih ngantor di bawah Fraksi Gerindra. karena belum ada Fraksi Nasdem di DPRD Kabupaten Bogor,” kata Rudy.
Rudy menyebut, DPC Partai Gerindra Kabupaten Bogor belum mendapatkan kabar perpindahan salah satu anggota partainya itu. Sehingga, ia menganggap kabar perpindahan itu belum bisa dipastikan kebenarannya.
“Belum ada info ke saya dan Partai Gerindra. Saya menganggap berita ini belum tentu benar,” kata politisi yang menjabat Wasekjen DPP Partai Gerindra.








Komentar