RASIOO.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mengupdate penanganan kasus ratusan Warga Desa Kalong, Kecamatan Leuwisadeng yang diduga keracunan makanan pasca menghadiri acara tahlilan. Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Bogor, Ade Hasrat mengatakan, sebanyak 61 warga yang sebelumnya sempat mendapat perawatan kini sudah di pulangkan.
“61 orang sudah dipulangkan, 60 masih dalam penanganan medis,” kata Ade Hasrat melalui keterangannya, Selasa 19 Desember 2023.
Baca Juga : Heboh… 121 Warga Desa Kalong Leuwisadeng Keracunan Makanan
Ade Hasrat mengatakan, sebelumnya warga tersebut mengaami keracunan makana dengan indikasi muntah-muntah dan diare.
Para warga pun satu persatu berdatang ke puskesmas, klinik dan bahkan dirujuk ke RSUD leuwiliang untuk mendapatkan penanganan.
Sebelumnya, Camat Leuwisadeng, Rudi Mulyana mengatakan, Kejadian Luar Biasa (KLB) tersebut bermula pada saat para warga tersebut menghadiri tahlilan di salah satu rumah warga pada Minggu 17 Desember 2023 sekira pukul 20.00 WIB.
“Pada tanggal 18 Desember pukul 07.00 WIB pagi ada beberapa warga dari Desa
Kalong berobat ke Puskesmas Leuwisadeng dengan keluhan mual, muntah dan diare,” kata Rudi melalui keterangannya, Selasa 19 Desember 2023.
Setelah merasakan mual dan diare, kata Rudi, pada Minggu 18 Desember 2023 sekira pukul 19.00 WIB, tidak sedikit warga yang mengikuti kegiatan tahlilan mengeluh penyakit serupa.
“Warga yang mengikuti tahlilan mengalami muntah-muntah, diare dan mules dan dibawa ke Puskesmas Leuwisadeng,” tuturnya.
Dari hasil investigasi, lanjut Rudi, tercatat ada 121 warga yang mengalami gejala mual, muntah dan juga diare.
“94 orang yang sudah ditangani di Puskesmas, yang mana 33 orang diantaranya mendapatkan perawatan,” ucapnya.
Lalu, untuk 20 warga lainnya berobat ke salah satu klinik di wilayah Kecamatan Leuwisadeng.
“6 orang dirawat di klinik dokter Eka dan 1 orang dirawat di RSUD Leuwiliang,” terangnya.
Simak rasioo.id di Google News














Komentar