RASIOO.id – BPBD Kabupaten Bogor mencatat sebanyak tiga kejadian bencana akibat hujan yang terjadi sejak pagi pada Kamis 22 Januari 2026. Dua kejadian bencana itu yakni di Kecamatan Sukaraja, Gunung Putri dan Cijeruk.
Kalak BPBD Kabupaten Bogor, Ade Hasrat menjelaskan kejadian pertama yakni tanah longsor di Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja.
“Dikarenakan hujan deras dengan intensitas tinggi dan kontur tanah yang labil mengakibatkan longsornya tiga dapuran bambu yang berdampak pada beberapa rumah warga,” kata dia.
Akibatnya, 3 unit rumah terancam dan 1 lainnya mengalami rusak ringan. Untungnya, tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut.
“Untuk rumah yang terdampak tim sudah mengimbau apabila terjadi hujan kembali agar mengungsi ke tempat yang lebih aman,” jelas dia.
BPBD Kabupaten Bogor akan meneruskan evakuasi pasca longsor esok hari karena cuaca yang tidak kondusif alias hujan yang tidak berhenti sejak pagi hingga sore hari.
Kejadian kedua yakni hujan deras disertai angin kencang di wilayah Desa Bojongnangka, Kecamatan Gunungputri mengakibatkan sejumlah rumah hancur.
“Terutama, kondisi bangunan yang sudah rapuh sehingga mengakibatkan rumah mengalami kerusakan pada bagian atap serta tembok,” jelas dia.
Akibatnya, ada 4 unit rumah rusak sedang. Tiga di antaranya dilakukan evakuasi penghuni agar mengungsi ke tempat yang lebih aman. Tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut.
Terakhir, kejadian bencana alam di Kecamatan Cijeruk, yang terjadi pada sore hari pukul 15:40 WIB tepatnya di Desa Tanjungsari.
“Dikarenakan hujan deras dengan intensitas tinggi mengakibatkan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan dapur terbawa longsor. Dengan panjang 12 meter dan lebar 3.5 meter,” kata dia.
Korban terdampak yakni 1 unit rumah di Kampung Pangkalan RT 016 RW 06 mengalami rusak ringan yakni dapur terbawa longsor dan 1 unit rumah yang mengalami retak dan dapur rusak akibat longsoran tersebut.
Simak rasioo.id di Google News













Komentar