Polisi Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Bogor Timur, Ditemukan Hidup dalam Kardus di Atas Kotak Sampah

RASIOO.id – Seorang bayi laki-laki ditemukan dalam kondisi hidup di dalam kardus yang diletakkan di atas kotak sampah di area parkir Panti Asuhan Mizan Amanah, Jalan Durian Raya, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, pada Senin, 8 Juni 2026 sekitar pukul 06.30 WIB.

Bayi yang diperkirakan berusia sekitar dua hari itu pertama kali ditemukan oleh Tari (50), seorang pemulung yang sedang mengais sampah di sekitar lokasi.

Tari mengaku curiga saat melihat sebuah kardus bekas makanan ringan yang tergeletak di atas boks sampah. Ketika diperiksa, ia terkejut menemukan seorang bayi laki-laki yang masih bernapas di dalam kardus tersebut.

Selain bayi, ditemukan pula sejumlah perlengkapan bayi dan sepucuk surat yang diduga ditinggalkan oleh orang tuanya. Dalam surat tersebut, penulis mengaku keluarganya sedang berada dalam kondisi berbahaya sehingga meninggalkan bayi itu sebagai jalan terakhir demi menyelamatkan nyawanya.

Setelah menemukan bayi tersebut, Tari segera menyerahkannya kepada warga setempat bernama Siti Suryati Kholilah atau Lili. Bersama Ketua RT setempat, Erwin, mereka kemudian mengamankan dan merawat bayi tersebut sementara waktu di rumah Lili untuk memastikan kondisinya tetap stabil.

Penemuan bayi itu langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian. Menindaklanjuti laporan warga, personel gabungan dari Pawas, Piket Reskrim, Bhabinkamtibmas, dan Piket QR Polsek Bogor Timur segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Kapolsek Bogor Timur, Kompol Asep Sundana, mengatakan bahwa saat ini fokus utama kepolisian adalah memastikan kondisi kesehatan bayi sekaligus mengungkap pelaku yang menelantarkannya.

“Setelah menerima laporan warga, personel gabungan dari Piket Reskrim, Pawas, dan Bhabinkamtibmas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Saat ini bayi dalam kondisi sehat dan dirawat sementara oleh warga setempat,” ujar Asep, Senin, 8 Juni 2026.

Ia menambahkan, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengidentifikasi orang tua maupun pihak yang bertanggung jawab atas pembuangan bayi tersebut.

“Kami masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi orang tua atau pelaku pembuangan bayi ini. Pemeriksaan saksi-saksi terus berjalan, meskipun kami menghadapi kendala karena tidak ditemukannya kamera CCTV di sekitar area panti asuhan,” katanya.

Hingga kini, polisi masih mengumpulkan berbagai petunjuk dan keterangan saksi guna mengungkap pelaku pembuangan bayi tersebut.

Komentar