Wali Kota Tangerang Resmi Luncurkan Lomba Lingkungan Antar Sekolah, Siapkan Generasi Peduli Bumi Sejak Dini

RASIOO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menjadikan sekolah sebagai pusat pembentukan karakter ramah lingkungan bagi generasi muda.

Komitmen tersebut ditegaskan melalui kegiatan Sosialisasi Calon Sekolah Adiwiyata Kota (CSAK) sekaligus Launching Lomba Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH) Antar Sekolah Adiwiyata Mandiri se-Kota Tangerang, yang dibuka langsung oleh Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, pada Selasa 9 Juni 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Sachrudin menegaskan bahwa pendidikan lingkungan harus menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter anak sejak usia dini. Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan yang akan terbawa hingga dewasa.

Saat ini, Kota Tangerang tercatat memiliki 548 Sekolah Adiwiyata, mulai dari tingkat kota, nasional hingga Adiwiyata Mandiri. Capaian tersebut menjadi modal besar dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap kelestarian lingkungan.

“Jika kebiasaan menjaga kebersihan, mengurangi sampah, menghemat air dan energi ditanamkan sejak dini, maka anak-anak kita akan tumbuh menjadi generasi yang lebih peduli terhadap lingkungan,” ujar Sachrudin.

Ia menjelaskan, program Adiwiyata bukan sekadar menciptakan lingkungan sekolah yang hijau dan bersih, melainkan membangun pola pikir serta kebiasaan positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, keberhasilan membangun budaya lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan sekolah. Dukungan keluarga dan masyarakat menjadi faktor penting agar nilai-nilai yang diajarkan dapat terus dipraktikkan dan menjadi bagian dari gaya hidup.

“Budaya peduli lingkungan harus menjadi gerakan bersama. Apa yang dipelajari di sekolah perlu diperkuat di rumah dan lingkungan sekitar agar menjadi kebiasaan yang berkelanjutan,” katanya.

Sebagai bentuk penguatan implementasi program tersebut, Pemkot Tangerang resmi meluncurkan Lomba Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH) Antar Sekolah Adiwiyata Mandiri yang akan digelar pada 22 hingga 25 Juni 2026.

Ajang ini akan menjadi wadah bagi sekolah untuk menunjukkan berbagai inovasi dan aksi nyata dalam menjaga lingkungan. Penilaian akan difokuskan pada lima aspek utama, yakni kebersihan dan sanitasi, pengelolaan sampah, pelestarian keanekaragaman hayati, penghematan air, serta penghematan energi.

Sachrudin menilai, lomba tersebut bukan hanya kompetisi semata, tetapi juga sarana untuk memperkuat budaya lingkungan yang telah dibangun selama ini.

“Jika Adiwiyata adalah wadahnya, maka PRLH adalah implementasi nyatanya. Melalui langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten, kita berharap akan lahir budaya peduli lingkungan yang semakin kuat di Kota Tangerang,” ungkapnya.

Melalui program ini, Pemkot Tangerang berharap sekolah-sekolah dapat menjadi motor penggerak perubahan, sekaligus menginspirasi masyarakat luas dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, hijau, dan berkelanjutan.

Dengan semakin banyaknya sekolah yang aktif menerapkan perilaku ramah lingkungan, Kota Tangerang optimistis dapat mencetak generasi masa depan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar terhadap kelestarian bumi.

Komentar