Sebelum Rame Tolak Israel di Piala Dunia U-20, Atlet Bulutangkis dan Pebalap Sepeda Israel Juga Pernah Ditolak Main di Indonesia

 

RASIOO.id – Penolakan sejumlah pihak terhadap keikutsertaan Israel pada Piala Dunia U-20 berdampak panjang. Indonesia terancam gagal menjadi tuan rumah setelah FIFA membatalkan drawing Piala Dunia U-20, yang sedianya akan di gelar di Bali, pada akhir pekan ini.

Namun, sebelum rame menolak keikutsertaan Israel pada Piala Dunia U-20, penolakan atlet Israel berlaga di Indonesia juga pernah terjadi.

Pada 2015, kehadiran atlet Israel ke Indonesia untuk cabang olahraga individu sudah terjadi sebelumnya dan di antaranya pebulutangkis Misha Zilberman yang turun pada Kejuaraan Dunia BWF 2015 di Istora Senayan, Jakarta. Selain itu pebalap sepeda Mikhail Yakovlev juga pernah mendulang prestasi pada ajang UCI Track Nations 2023 di Jakarta.

Baca Juga : Ini Kesan Ketua DPRD Rudy Susmanto Tentang Laga Final Piala Dunia Argentina VS Prancis

Keikutsertaan timnas Israel di Piala Dunia U-20 telah menuai pro-kontra. Beberapa pihak di Indonesia menolak Israel ikut serta karena konfliknya dengan Palestina. Indonesia selama ini berpihak pada Palestina, dan mengecam keras berbagai serangan yang dilakukan tentara Israel kepada masyarakat Palestina.

Kehadiran Israel pun menjadi pembicaraan hangat publik. Sebagian pihak menilai Indonesia tak mendukung Palestina karena mengizinkan Israel tampil di turnamen junior level dunia tersebut.

Adapun, Timnas U-20 Israel berhak tampil di Piala Dunia U-20 2023 Indonesia setelah menjadi finalis Piala Eropa U-19 2022. Karena adanya penolakan FIFA dikabarkan membatalkan status Indonesia menjadi tuan rumah. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir telah melakukan sejumlah upaya untuk meyakinkan FIFA untuk tetap menggelar Piala Dunia U-20 di Indonesia.

Editor : Ramadhan

 

Komentar