RASIOO.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Provinsi Jawa Barat, bakal menindaklanjuti aduan warganya yang disampaikan di media sosial (medsos). Semua itu dilakukan, karena banyak warga Kabupaten Bogor berkeluh kesah di media sosial. Curhatan warga terkait pelayanan hingga infrastruktur yang buruk dan jauh dari kata layak di Kabupaten Bogor pun, beberapa kali sempat viral di media sosial.
Terlebih, gurita koruptor di Kabupaten Bogor seperti sudah mendarah daging sehingga lembaga anti rasuah yakni KPK pun turun tangan hingga lebih dari dua kali.
Baca Juga: Tak Hanya Kades Tonjong, Dugaan Penyelewengan Samisade Juga Dilakukan oleh Kades Cidokom Rumpin
“Sekarang zamannya sudah terbuka, ada respon dari media sosial ya kita respon,” kata Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan dalam rilisnya yang diterima rasioo.id, Senin 22 Mei 2023.
Sebab, kata dia, banyak program-program yang dilakukan oleh Pemkab Bogor, namun belum dirasakan oleh masyarakat.
“Terkadang kita bingung, pembangunan itu kan terlihatnya banyak tapi di masyarakat kaya belum maksimal. Masa dari berapa ratus atau ribu kegiatan masyarakat itu masih merasa belum bisa mendapatkan manfaat,” cetus Iwan Setiawan.
Baca Juga: Pelaku Seni dan Budaya di Kabupaten Bogor Akan Diberi Hadiah Perda di HJB ke-541
Dia pun tidak ingin acuhnya pemerintah terhadap aduan masyarakat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintahan.
“Media sosial itu jangan dianggap sepele. Masyarakat ngomong gitu jangan dianggap politis, dikendalikan, terus pesanan jangan lah. Contohnya yang di Lampung aja, itu kan karena media sosial itu konkret loh,” beber dia.
Sehingga, Iwan Setiawan membuka ruang aduan masyarakat baik melalui Medsos milik pribadi maupun ke Medsos resmi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
“Kalau menerima aspirasi dari masyarakat (lewat Medsos), tolong ditindaklanjuti. Walaupun secara pokoknya (pembangunan) ada lewat Musrenbang, itu aduan juga dijadikan respon sebagai aspirasi masyarakat. Itu prioritas,” ucap Iwan Setiawan.












Komentar