Gubernur Jabar Ridwan Kamil Ingin Jadi Pesulap untuk Penuhi Janji Bangun Jalur Khusus Tambang di Bogor

RASIOO.id – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil tiba-tiba ingin jadi pesulap untuk mewujudkan janjinya membangun jalur khusus angkutan tambang di wilayah Kabupaten Bogor bagian barat.

Kang Emil mengakui mengalami banyak kesulitan untuk menunaikan janji yang ia sampaikan kepada warga Parungpanjang, Rumpin dan Cigudeg saat dirinya kampanye calon Gubernur pada 2018 lalu. Pembangunan jalur khusus tambang yang kemudian berkembang menjadi jalan tol khusus tambang belum terealisasi hingga jelang akhir masa jabatannya tahun ini.

“Saya kan belum berakhir, yang penting mah masih jadi Gubernur. Bahwa janji itu tidak seindah, semudah diomongkan kang, kudu isuk (Red: Harus Besok) beres, ya pengennya juga bisa kalau saya pesulap,” kata Ridwan Kamil, Senin 29 Mei 2023.

“Tetapi kalau melanggar ini, melanggar itu, jadi perkara misalkan, ya nauzubilah, jangan,” lanjut dia.

Baca Juga : Jam Operasional Diabaikan Sopir Truk Tambang, Dishub Kabupaten Bogor Janji Bangun Portal di Depan Kantor Camat Parungpanjang

Ia meminta masyarakat tidak terus-menerus menuntut janji politiknya yang diucapkan sejak kampanye 2018 lalu sebelum menjadi Gubernur Jawa Barat.

“Makanya, saya tahan dibully kang, bohong iyeu ceunah (ini mah bohong), gitu kan. Kalau saya terangkan tidak semua paham, sabar weh. Jadi, jangan ditanya diawal di akhir yang penting mah masih di masa jabatan,” cetus Kang Emil.

Ia menyebut, lamanya pengerjaan jalur tol khusus tambang itu karena perizinan di pemerintah pusat yang berbelit.

“Perizinan dari pusatnya, kalau semua ijinnya hanya dari saya, dari tahun-tahun kemarin juga sudah beres,” kata dia.

Kendati demikian, ia memastikan bahwa pembebasan lahan untuk jalan tol khusus tambang sudah seluruhnya dilakukan.

“Parungpanjang, Cigudeg sampai Rumpin, bahwa tol khusus tambang itu sudah dimulai sebenarnya sudah 11,5 kilometer insyaallah sudah terbebaskan,” kata kang Emil.

Kang Emil kembali mengobral janji bahwa jalur tol khusus tambang itu akan selesai di tahun politik ini.

“Proses jalan terus, untuk Amdal dan sebagainya. Sehingga diharapkan satu tahun dari sekarang menurut perkiraan insyaallah bisa beroperasi,” papar dia.

Kang Emil mengaku, jika tol khusus tambang itu sudah bisa beroperasi, angka kematian akibat kecelakaan truk pengangkut hasil tambang, bisa ditekan jumlahnya.

“Kalau ini selesai, insyaallah tidak akan terjadi lagi percampuran, yang menyebabkan banyak kemudaratan dan kematian,” papar dia.

Tak hanya itu, Emil juga berjanji akan mengaspal jalan umum yang dilalui oleh masyarakat Kabupaten Bogor di bagian barat.

“Dan untuk jalur umum, nanti kita akan aspal. Saya sudah perintahkan itu akan dikerjakan setelah jalur tambangnya beres,” papar dia.

“Jadi saya mohon warga bersabar satu tahun lagi. Insyaallah beres dan bisa menjadi kenyataan,” tutup dia.

Komentar