Survei LSI : Duet Capres-Cawapres Sangat Ketat, Prabowo dan Ganjar Unggul Bergantian Anies Tertinggal

 

RASIOO.id – Lembaga Survei Indonesia (LSI) melakukan simulasi pasangan capres-cawapres untuk Pilpres 2024. Hasilnya, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo bersaing sangat ketat jika dipasangkan dengan cawapres manapun. Adapun Anies Baswedan cenderung tertinggal.

LSI memberikan pertanyaan kepada responden, “Jika pemilihan presiden diadakan sekarang, siapa yang akan Ibu/Bapak pilih di antara pasangan nama berikut ini?… (%)”

Simulasi pertama, pasangan Prabowo Subianto-Erick Thohir mengungguli simulasi pasangan Ganjar Pranowo-Ridwan Kamil. Pasangan Prabowo-Erick mendapatkan 34,8%, sementara Ganjar-RK 34,0%. Sementara Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendapatkan 19,7%. Sekitar 11.5% belum menunjukkan pilihannya.

Baca Juga : Survei LSI : Ini Basis Suara Prabowo, Ganjar dan Anies di Seluruh Indonesia

Di simulasi kedua, pasangan Ganjar-Erick meraih 34,0% mengungguli Prabowo-Muhaimin yang meraih 30,7%. Sementara Anies-Khofifah 21,0%. Sekitar 14.2% belum menunjukkan pilihannya

Di simulasi terakhir, pasangan Ganjar-Sandi meraih 35,1%, dan Prabowo-Gibran 33,9% persen dan Anies-Yenny 18,2 persen. Sekitar 12.8% belum menunjukkan pilihannya.

Dari 3 simulasi tersebut, pasangan Ganjar-Sandi menjadi pasangan yang paling unggul, yakni 35,1%.

“Sejumlah simulasi pasangan capres-cawapres menunjukkan bahwa persaingan tiga nama capres teratas, siapapun wakilnya cenderung sangat ketat,” kata Direktur Ekskutif LSI, Djayadi Hanan, dalam keterangannya.

Namun, lanjut dia, yang selalu cenderung unggul dalam simulasi tiga pasang adalah Prabowo dan Ganjar secara berganti-ganti.

Adapun, Anies Baswedan, bila dipasangkan dengan AHY, Khofifah, maupun Yenny Wahid, masih cenderung tertinggal dibanding Prabowo dan Ganjar.

Diketahui, populasi survei LSI adalah warga negara Indonesia yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon/cellphone, sekitar 83% dari total populasi nasional.

Survei LSI itu, menggunakan random sampel dilakukan melalui metode random digit dialing (RDD).

RDD adalah teknik memilih sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak. Wawancara dengan responden dilakukan lewat telepon oleh pewawancara yang dilatih dengan 1.242 responden.

 

Simak rasioo.id di GoogleNews

Lihat Komentar