RASIOO.id – Ibarat kalender event tahunan isu pembentukan daerah otonomi baru (DOB) Kabupaten Bogor Barat dan Bogor Timur kembali jadi “barang dagangan”. Wacana ini bergulir semakin kencang di tahun politik. Kata-kata, “Ini harus jadi perhatian kita bersama,” dan lalu, “akan Saya perjuangkan,” mulailah keluar dari bibir manis para kontestan pemilu.
Tentu tujuannya untuk menarik simpatik warga dengan sedikit provokasi pembangunan yang belum adil, belum merata.
Salah satunya disampaikan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Achmad Ru’yat, politisi PKS yang pada giliran Pemilu 2024 mendatang akan maju sebagai Caleg DPR RI dari Dapil Kabupaten Bogor.
Ru’yat menginformasikan bahwa saat ini ada sekitar lebih dari tiga ratusan Calon Daerah Persiapan (DCP) pengembangan Daerah Otonomi Baru (DOB) termasuk Kabupaten Bogor Barat dan Bogor Timur.
Bahkan, ia mengklaim bahwa dua DCOB Kabupaten Bogor jadi daerah prioritas pemekaran mengingat jumlah penduduk yang besar dengan wilayah yang sangat luas.
“Kabupaten Bogor sudah sangat layak dimekarkan, ini harus jadi perhatian kita bersama dan hasil kegiatan ini akan kami sampaikan ke Pemerintah Pusat. Semoga segera diputuskan moratorium agar pemekaran bisa segera terwujud demi kepentingan seluruh masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Achmad Ru’yat, di sela kegiatan Hearing Kick Off Penataan Daerah Dalam Rangka Pembentukan Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB) di Hotel Lorin Sentul Babakan Madang, Selasa 19 September 2023, kemarin.
Baca Juga : Ridwan Kamil Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur di Jawa Barat pada 2024
Diketahui, cakupan Calon Daerah Persiapan (CDP) Kabupaten Bogor Barat meliputi 14 kecamatan dan 166 desa dengan calon ibukota berada di wilayah Kecamatan Cigudeg. Sedangkan untuk CDP Kabupaten Bogor Timur meliputi 7 kecamatan dan 75 desa.
Wacana ini juga kembali direspon dengan pelukan hangat oleh Pemerintah Kabupaten Bogor. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin mengaku rencana pembentukan Kabupaten Bogor Barat sudah melewati beberapa kali pemilu atau sejak tahun 2000 lalu. Pun demikian dengan CDPOB Bogor Timur.
“Atas nama Pemkab Bogor kami sampaikan terimakasih dan apresiasi sebesar-besarnya atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga Daerah Otonomi Baru (DOB) Bogor Barat dan Timur bisa terealisasi mengingat luasnya wilayah dan besarnya jumlah penduduk Kabupaten Bogor,” kata Burhanudin.
Simak rasioo.id di GoogleNews















Komentar