RASIOO.id – Aliansi Mahasiswa se-Banten menyoroti isu adanya upaya pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di tengah pelaporan dugaan pemerasan oleh pimpinan KPK terhadap mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. Isu tersebut pun diangkat ke dalam diskusi bertajuk “Pimpinan KPK Dilaporkan, Apakah ini Upaya Pelemahan KPK?”, Kamis, 12 Oktober 2023 di Kota Serang.
Salah satu narasumber diskusi M. Mukhlis Sholahudin memaparkan, berita yang beredar di media massa soal isu ketua KPK di tuding melakukan pemerasan kepada Syahrul Yasin Limpo saat menjadi Mentan menarik perhatian publik. Menurut dia, sebagian masyarakat maupun mahasiswa beranggapan isu tersebut sebagai upaya pelemahan KPK, namun sebagian lain melihatnya sebagai upaya penegakan hukum murni.
Muhlis sendiri beranggapan, isu tersebut dimunculkan sebagai bentuk upaya pelemahan KPK. Menurut dia, Upaya pelemahan KPK itu tidak lepas dari momentum Pemilu 2024.
“Saya kira dengan adanya foto yang beredar antara Ketua KPK Firli Bahuri dengan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo itu merupakan skema akal-akalan untuk berupaya melemahankan KPK,” ujar dia.
Baca Juga : Kasus Korupsi di Kementan vs Dugaan Pemerasan oleh Pimpinan KPK ke Sopir Mentan
Mukhlis melanjutkan, tudingan terhadap Firli Bahuri harus dibuktikan kebenarannya.
“Ketua KPK Firli Bahuri yang diisukan memeras Menteri Pertanian SYL dengan jumlah uang senilai 1 Miliar Dolar Singapura ini sangat tidak masuk akal karena foto yang beredar dilakukan di lapangan Bulu Tangkis makanya perlu dibuktikan dengan bukti yang kongkrit sebab ini tuduhan yang serius tidak hanya menyerang pribadi tetapi menyerang lembaga negara,” tegasnya.
Hal serupa disampaikan seorang peserta diskusi, Malik. Dia juga meminta agar masyarakat dan kalangan mahasiswa tidak terburu-buru menyimpulkan bahwa aksi pemerasan oleh pimpinan KPK benar terjadi. Karena itu, dia mengajak agar publik tidak mudah terprovokasi atas penggiringan opini.
“Maka kita sebagai Mahasiswa Islam mestinya tabayyun terlebih dahulu atas apa yang terjadi khususnya soal isu tudingan tersebut jangan sampai di terima secara mentah-mentah tanpa mengetahui kebenarannya. Saat ini biarkan proses hukum berjalan dan mari bersama-sama jaga KPK sebagai warisan reformasi yang dibentuk dengan tujuan memberantas korupsi yang merajalela,” seru dia.
Simak rasioo.id di Google News















Komentar