Pencurian Meter Air Pelanggan Tirta Kahuripan Meningkat di Bogor Barat

RASIOO.id – Aksi pencurian meter air pelanggan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan semakin merajalela di wilayah Bogor Barat, terutama di kawasan pelayanan cabang Leuwiliang. Kecamatan Ciampea, Cibungbulang, dan Leuwiliang menjadi fokus utama aksi pencurian yang telah mencatat 91 kejadian sepanjang tahun ini.

Pada 23 Januari 2024, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan bersama Polsek, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas dari tiga kecamatan terkait telah berkoordinasi untuk mengatasi masalah ini. Kasat Samapta Polres Bogor, AKP Yogi Nugraha, dalam acara podcast Perumda Air Minum Tirta Kahuripan menyatakan akan mengintensifkan patroli dan sosialisasi pencegahan di wilayah rawan pencurian.

“Kami akan meningkatkan patroli di wilayah rawan dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terutama pelanggan Tirta Kahuripan, untuk meningkatkan kesadaran akan keamanan lingkungan,” ujar AKP Yogi Nugraha.

Baca Juga : Ingin Kembali Jadi Pelanggan Tirta Kahuripan? Gampang Kok Caranya!

Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Abdul Somad, mengungkapkan bahwa pencurian meter air tidak hanya merugikan pelanggan tetapi juga perusahaan. Hal ini berdampak pada penurunan tekanan air di wilayah tersebut.

“Diperlukan langkah pengamanan ekstra, mulai dari penempatan meter yang aman hingga penggunaan kerangkeng besi tambahan,” ungkap Abdul Somad. Dia juga menekankan pentingnya pelanggan melaporkan posisi meter air yang terletak di luar pagar rumah untuk dipindahkan ke lokasi yang lebih aman.

Kasat Samapta Polres Bogor menegaskan bahwa pencurian dengan pengrusakan dapat dikenakan sanksi berdasarkan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun. Masyarakat diminta segera melapor ke polisi jika terjadi pencurian meter air melalui nomor darurat 110 untuk respons cepat dari kepolisian.

Pencurian meter air bukan hanya masalah keamanan, tetapi juga melibatkan kerugian finansial yang signifikan bagi pelanggan dan perusahaan. Kerja sama antara pihak kepolisian, perusahaan, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mengatasi masalah ini secara efektif dan menjaga keamanan lingkungan.

 

 

Simak rasioo.id di Google News

Komentar