Gandeng Percasi, Pemkab Bogor Gelar Festival Catur Kemerdekaan 

RASIOO.id Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang), menyelenggarakan Festival Catur Kemerdekaan untuk merayakan HUT ke-79 Republik Indonesia. Acara ini berlangsung di Cibinong Situ Plaza pada Kamis, 8 Agustus 2024.

Ajat Rohmat Jatnika, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Bogor, mengungkapkan bahwa festival ini digelar dengan kerja sama Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Bogor dan terbuka untuk masyarakat umum.

“Festival ini melibatkan tiga master catur yang akan bertanding melawan 60 pecatur dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor. Master catur yang berpartisipasi adalah Surya Wahyudi, Diajeng T. Singgih, dan Arif Abdul Hafiz,” ujar Ajat, yang juga menjabat sebagai Ketua Percasi Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Semarak HUT RI ke-79, Pj Bupati Bogor Kibarkan Bendera Merah Putih di Kawah Ratu Gunung Salak

Acara ini tidak hanya menampilkan pertandingan catur, tetapi juga berbagai hiburan seperti organ tunggal, photobooth 360, pameran air soft gun, permainan, dan doorprize. Festival ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan perayaan HUT RI yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor selama satu bulan penuh sejak 1 Agustus 2024.

Penjabat Bupati Bogor, Asmawa Tosepu, menyatakan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai acara untuk memperingati HUT ke-79 RI. “Kami memulai rangkaian acara pada 1 Agustus dengan menancapkan bendera merah putih di Gunung Salak bersama para penggiat lingkungan dan perangkat daerah,” jelas Asmawa.

Selain itu, bendera merah putih juga dibagikan secara serentak kepada seluruh kecamatan untuk didistribusikan kepada masyarakat. Kegiatan lainnya termasuk doa istighosah yang dipusatkan di Rest Area Gunung Mas, Puncak, dan diikuti oleh pejabat kecamatan, desa, dan kelurahan se-Kabupaten Bogor melalui virtual.

“Selanjutnya, kami akan menggelar kirab merah putih dari Gedung Tegar Beriman sampai ke Stadion Pakansari dengan target peserta sebanyak 15.000 orang, serta ngaliwet babarengan yang diharapkan memecahkan rekor MURI,” tambah Asmawa.

Di tingkat kecamatan, berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan juga dilaksanakan, seperti bazar UMKM, Gerakan Pasar Murah, donor darah, pelayanan kesehatan, kependudukan, perizinan, dan perpajakan.

“Aspek kemeriahan hari kemerdekaan di Kabupaten Bogor melibatkan banyak pihak, bukan hanya Pemkab Bogor tetapi juga Kadin, organisasi profesi, BUMD, Forkopimda Kabupaten Bogor, serta camat, kepala desa, dan lurah se-Kabupaten Bogor,” tutup Asmawa.

 

 

 

Simak rasioo.id di Google News

Komentar