RASIOO.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) resmi dimulai pada hari Senin, 6 Januari 2025.
Program ini ditujukan untuk meningkatkan gizi masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan bahwa pelaksanaan program ini akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesiapan daerah.
Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat akan bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional untuk memastikan keberhasilan program ini.
“Saya akan koordinasi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Pak Dadan Hidayana. Jadi, saya dengar ini akan dilakukan secara bertahap,” ujar Tito kepada media usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar induk Tanah Tinggi, Kota Tangerang, pada Minggu, 5 Januari 2025.
Tito menambahkan bahwa pelaksanaan program ini tidak akan menjadi masalah bagi daerah yang sudah siap secara anggaran.
“Kalau mandiri, saya kira tidak masalah,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional, Lalu Muhammad Iwan Mahardan, menjelaskan bahwa pada tahap awal, program ini akan menyasar 3 juta penerima manfaat.
“Targetnya tiga juta orang di tahap awal, yang terdiri dari anak-anak, ibu hamil, hingga ibu menyusui,” kata Lalu.
Program MBG diharapkan dapat menjadi langkah signifikan dalam menekan angka kekurangan gizi di Indonesia.
Dengan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, program ini diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Simak rasioo.id di Google News














Komentar