RASIOO.id – Aksi gabungan kelompok mahasiswa dari PMII, GMNI, SEMMI dan Forum Mahasiswa Tangerang bersama masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Sentral Komite Aksi Kerakyatan (SKAK) di Gedung Cisadane, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang pada Senin, 6 Januari 2025.
Puluhan mahasiswa ini menggelar aksi solidaritas terhadap ribuan tenaga harian lepas (THL) yang tidak lolos dalam seleksi PPPK.
Koordinator aksi, Fachri, menilai bahwa dalam proses seleksi terdapat subjektifitas kepala BKPSDM Kota Tangerang.
Pasalnya, dirinya membandingkan dengan rekrutmen THL Kota Tangerang Selatan yang jumlahnya mencapai 6000 peserta hanya 40 orang yang tidak lolos.
Kenyataan tersebut berbanding terbalik dengan yang ada di Kota Tangerang. Dari 5.000 pendaftar. Kemudian, 3.000 yang dinyatakan lolos. 1.700 yang tidak dinyatakan lolos.
Artinya, menurut Fachri, lebih banyak jumlah yang tidak lolos seleksi ketimbang yang lolos.
“Hasil seleksi ini sangat tidak fair imbas dari kegagalan kebijakan pemerintah. Padahal ada peserta yang memiliki nilai besar tapi tidak lolos karena tidak sesuai selera kepala BKPSDM,” tegasnya.
Bagi Fachri, dirinya menuntut Pj Walikota untuk segera mengambil langkah tegas agar mencopot Kepala BKPSDM.
“Kami menuntut agar mencopot Jatmiko dari jabatan kepala BKPSDM,” pungkasnya.
Simak rasioo.id di Google News








Komentar