RASIOO.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Pemerintah Republik Indonesia resmi dimulai di sejumlah daerah pada Senin, 6 Januari 2025.
Namun, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari Badan Gizi Nasional (BGN) sebelum melaksanakan program tersebut.
Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Nurdin, menyampaikan bahwa Kota Tangerang belum menjadi pelaksana MBG pada hari pertama peluncuran program.
Meski demikian, pihaknya menyatakan kesiapan penuh untuk segera menjalankan program tersebut begitu juknis diterima.
“Kota Tangerang sudah siap untuk menerapkan, tetapi kami masih menunggu penetapannya dari BGN. Dari sisi anggaran pun sudah kami siapkan sebesar Rp 30 miliar, yang langsung dialokasikan melalui Dinas Pendidikan sesuai edaran Menteri Dalam Negeri untuk menganggarkan empat persen dari APBD,” ungkap Nurdin pada Selasa, 7 Januari 2025.
Sementara itu, Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Helmiati, menjelaskan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan bertanggung jawab menyiapkan makanan untuk program MBG.
Program ini menyasar sebanyak 155.467 pelajar di Kota Tangerang.
“SPPG ini nantinya akan berbentuk seperti dapur umum yang akan memproduksi makanan untuk MBG. Kami akan menyiapkannya di beberapa titik, sesuai dengan persebaran sekolah,” jelas Helmiati.
Helmiati berharap program MBG dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi para pelajar, sehingga mereka dapat belajar dengan optimal. Hal ini sejalan dengan visi mencetak generasi Indonesia Emas pada tahun 2045.
“Mudah-mudahan dengan adanya program MBG, seluruh pelajar di Kota Tangerang dapat terpenuhi kebutuhan gizinya. Dengan gizi yang baik, tentu mereka dapat belajar secara optimal dan menjadi generasi Indonesia Emas di tahun 2045,” tutupnya.
Simak rasioo.id di Google News












Komentar