Dorong Ketahanan Pangan Mandiri, Pemdes Jagabita Kabupaten Bogor Kelola Kotoran Ternak

RASIOO.id – Pemerintah Desa Jagabita, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Salah satu upaya yang saat ini tengah dijalankan adalah pengelolaan kotoran ternak menjadi pupuk organik oleh kelompok tani setempat.

Dalam rangka mendukung ketahanan pangan desa, Pemdes Jagabita menggagas program peternakan kambing dan budidaya berbagai jenis sayuran.

Secara khusus, di sektor pertanian, pemerintah desa mendorong inovasi mandiri dengan memproduksi pupuk organik dari limbah peternakan.

“Pupuk ini diolah langsung oleh kelompok tani kami. Prinsipnya, kami berupaya menghindari penggunaan pupuk kimia secara berlebihan,” ujar Kepala Desa Jagabita, Acep Humaedi, Senin, 27 Mei 2025).

Acep menjelaskan bahwa hampir seluruh aktivitas pertanian di wilayahnya kini mengandalkan pupuk organik hasil olahan sendiri.

“Kami menggunakan sekitar 99 persen pupuk organik yang diproduksi dari peternakan lokal,” tambahnya.

Lebih lanjut, Acep optimistis bahwa produk pupuk organik Desa Jagabita memiliki potensi untuk dipasarkan secara lebih luas, bahkan hingga ekspor.

“Saat ini memang masih untuk kebutuhan lokal. Namun jika produksinya sudah stabil dan mencukupi, bukan tidak mungkin kami akan memasarkan produk ini ke luar daerah, bahkan ke luar negeri,” tegasnya.

Sementara itu, dalam sektor pertanian, Desa Jagabita saat ini tengah fokus pada penanaman sejumlah komoditas pangan seperti mentimun, kacang panjang, kacang tanah, dan padi.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi desa untuk mencapai kemandirian pangan secara berkelanjutan.

Simak rasioo.id di Google News

Komentar