RASIOO.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor belum memiliki rencana memodifikasi cuaca untuk mengurangi intensitas hujan yang menyebabkan bencana di beberapa wilayah.
Pasalnya, Pemkab Bogor melakukan modifikasi cuaca untuk mengurangi hujan yang menyebabkan bencana alam banjir pasca Bupati-Wakil Bupati Bogor Rudy Susmanto – Ade Ruhandi dilantik beberapa hari.
“Kalau modifikasi cuaca sampai hari ini Pemkab bogor belum mengambil langkah tersebut, yang kita lakukan adalah beberapa langkah-langkah yang disampaikan tadi (gotong royong dan penelusuran penyebab banjir),” kata dia, Kamis 10 Juli 2025.
Baca Juga: Kemarau Basah Terjadi di 2025, BMKG Prediksi Hujan Masih Turun hingga Agustus
Kendati demikian, Rudy Susmanto mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati saat hujan dengan intensitas tinggi. Ia mengimbau masyarakat yang berada di bantaran sungai untuk mengungsi sementara saat hujan tiba.
“Tentunya saya mengimbau saat intensitas tinggi, untuk yang berada diwilayah bantaran sungai, bantaran kali untuk mencari beberapa titik lokasi yang aman,” jelas dia.
Saat ini, kata Rudy, pemerintah Kabupaten Bogor sedang fokus pada penghijauan wilayah di beberapa lokasi dengan penanaman pohon pada puluhan hektar lahan pasca bencana beberapa hari lalu.
“Tentunya berbicara Selatan (puncak dan sekitarnya) , seperti contoh kita melakukan penanaman pohon berjumlah puluhan hektar, lahannya hari ini mayoritas milik PTPN, beberapa HGU, maka langkah yang kita lakukan tidak serta merta langsung kita laksanakan, kita butuh komunikasi, butuh koordinasi bersama-sama,” jelas dia.
“Termasuk arahan intruksi dari menteri lingkungan hidup, yang menginstruksikan kepada Pemkab Bogor untuk mencabut beberapa perizinan, kita tidak serta merta langsung mencabut, kita evaluasi terlebih dahulu,” lanjutnya.
Simak rasioo.id di Google News













Komentar