RASIOO.id – Proses perbaikan infrastruktur di Jalan Raya Moh Toha, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, terus berjalan. Hingga akhir Agustus 2025 ini, progres pengerjaan telah mencapai 24,9 persen dari target 13 persen yang ditetapkan.
Project Manager PT Duta Bumi Persada, Maman Firmansyah, menyebut pengerjaan akan dipercepat tanpa mengabaikan kualitas beton jalan. Menurutnya, percepatan penting dilakukan untuk mengurangi potensi kemacetan di jalur utama Parungpanjang.
“Progres kita sudah di angka 2,49 persen dari target 13 persen. Secara progres masih bagus, tapi kita upayakan percepatan agar beton yang sudah cukup umur bisa segera dibuka untuk kendaraan,” ujarnya, Rabu (27/8/2025).
Maman optimistis proyek bisa rampung sesuai rencana dalam sisa waktu empat bulan ke depan. Ia mencontohkan, pada segmen 1 dari perlintasan rel ke arah SPBU, pengecoran beton mutu FS45 sudah mulai dilakukan.
“Hari ini kita targetkan selesai, dan setelah empat hari bisa dibuka untuk lalu lintas. Percepatan ini agar kemacetan bisa diminimalisir,” tambahnya.
Baca Juga: Perbaikan Jalan 5,6 Km di Parungpanjang Dimulai Bertahap, Kontraktor: Jangan Terlena
Lebih lanjut, Maman menegaskan kemacetan di jalur Parungpanjang sejatinya dipicu oleh aktivitas truk besar. Untuk itu, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor guna mengoptimalkan kembali fungsi kantung parkir.
“Setiap minggu kita evaluasi. Kemarin ada kunjungan Kadishub, hasilnya disepakati kantung parkir di Caringin akan diaktifkan kembali, supaya truk bermuatan bisa ditertibkan,” jelasnya.
Namun, Maman juga menyoroti titik rawan lain yang menjadi pemicu kemacetan, yakni akses keluar-masuk kantung parkir di Cikabon.
“Ketika truk keluar-masuk ke kantung parkir itu yang menyebabkan kemacetan. Makanya sudah ada kesepakatan, Kadishub melalui kabid akan menempatkan petugas di Caringin untuk mengatur lalu lintas,” pungkasnya.
Simak rasioo.id di Google News









Komentar