RASIOO.id – Polisi mengungkap pelaku kebakaran Ruko Pecel Lele di wilayah Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Pasalnya pelaku pembakaran Ruko milik Ibu Sunarti itu dibakar oleh cucunya sendiri.
Kapolsek Gunungputri, Kompol Aulia Robby menyampaikan pelaku pembakaran merupakan anak berhadapan dengan hukum (ABH) berinisial S berumur 16 tahun.
“Pemeriksaan sudah kita lakukan selama anak itu kemarin sebagai anak berhadapan dengan hukum (ABH), sekarang sudah kita lakukan pemeriksaan dengan alat alat bukti yang ada juga,” kata dia, Kamis 11 September 2025.
Baca Juga: Ruko Pecel Lele di Gunung Putri Hangus Terbakar, Dua Orang Tewas Terpanggang Api
Ia menyebut, pelaku melakukan pembakaran itu karena sakit hati kepada paman dan neneknya yang hidup bersama di ruko itu selalu memarahi S.
“Sakit hati bukan balas dendam, karena ini kan keluarga, karena akibat sering dimarahin,” kata dia.
Sebelum dibakar, S memukul dengan benda tumpul kepada kedua orang yang merupakan paman dan neneknya itu hingga keduanya tidak sadarkan diri.
“Kemudian S membakar ruko itu dengan bensin yang ada pada motornya,” jelas dia.
Baca Juga: Cucu Pemilik Ruko Sudah Keluar 3 Menit Sebelum Kebakaran, Dua Orang Hangus Terbakar
Sebelumnya, kebakaran maut terjadi di sebuah Ruko Pecel Lele wilayah Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor pada Minggu 7 September 2025.
Kepala Desa Ciangsana, Udin Saputra menjelaskan bahwa berdasarkan pantauan CCTV, kebakaran itu terjadi pukul 05:20 WIB.
3 menit sebelum kebakaran, pada pukul 05:17, cucu pemilik Ruko keluar dari Ruko Pecel Lele milik Ibu Sunarti itu. Tak lama, asap dan api mulai terlihat 3 menit setelahnya.
“Kebakaran belum bisa kebakaran seperti apa karena memang informasi dari masyarakat jam 5:17 ada cucu nya keluar. Karena didalem ada tiga orang. Jam 5.20 itu ada asap dari atas dan kebakaran,” kata dia.
Alhasil, kebakaran itu memakan korban dua orang, satu laki-laki dan satu lagi perempuan yang keduanya diduga tinggal di Ruko Pecel Lele tersebut.
“Korban berjumlah dua orang laki laki satu perempuan satu. Bukan asli Gunungputri dia kontrak. Saya nyampe kondisi ada warga yang terbakar dua orang langsung dibawa sama mobil ambulans desa sama penyidik Polsek Gunungputri untuk ke RS Polri untuk dilakukan otopsi,” jelas dia.
Ia menyebut, saat dirinya tiba di lokasi dua korban sudah terpanggang dan langsung dilarikan ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan otopsi.
“Saya nyampe kondisi ada warga yang terbakar dua orang langsung dibawa sama mobil ambulans desa sama penyidik Polsek Gunungputri untuk ke RS Polri untuk dilakukan otopsi,” jelas dia.
Ia menyampaikan, korban hangus dan sulit diidentifikasi. Namun, ia memastikan kedua korban itu merupakan laki-laki dan perempuan.
“Korban hangus terbakar, sudah tidak bisa dilihat tapi diidentifikasi laki-laki dan perempuan karena memang dari informasi tinggal nya tiga orang,” tutup dia.
Simak rasioo.id di Google News









Komentar