RASIOO.id – Seorang kuli bangunan bernama Dulloh (48) mengalami insiden nahas setelah tersengat aliran listrik bertegangan tinggi saat bekerja di sebuah klinik gigi di Jl. Raya Cicangkal, Desa Tamansari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Sabtu siang, 25 Oktober 2025.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, ketika korban tengah melakukan pengecatan di lantai dua bangunan klinik.
Menurut keterangan Suryadi (52), pemilik ruko tempat kejadian, korban tersetrum setelah tanpa sengaja ember kaleng bekas cat yang dibawanya tersangkut pada kabel listrik di atas atap.
“Korban tersetrum dan terpental saat membuka tutup ember kaleng cat. Kaleng itu tersangkut kabel listrik di atas atap,” ungkap Suryadi di lokasi kejadian.
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Warga bersama petugas medis dari Puskesmas Cicangkal dan anggota Polsek Rumpin berupaya menurunkan korban dari atap menggunakan truk colt diesel dan peralatan medis darurat.
“Dia rencananya mau mengecat bagian belakang, tapi memilih naik lewat samping menggunakan tangga. Saat berdiri di atap, kaleng bekas cat itu mengenai kabel listrik,” tambah Suryadi.
AIPDA Asep Rohmat Mulyana, anggota Polsek Rumpin yang ikut membantu evakuasi, membenarkan insiden tersebut.
Ia menyebut korban sempat mendapat pertolongan pertama di lokasi sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit.
“Kami bersama warga dan tenaga medis telah mengevakuasi korban. Setelah diberi pertolongan pertama oleh petugas Puskesmas Cicangkal, korban langsung dibawa ke RS Hermina Tangerang Selatan,” ujar Asep.
Akibat kejadian itu, Dulloh mengalami luka serius di bagian kepala akibat terpental oleh sengatan listrik dari kabel utama bertegangan tinggi. Meski demikian, saat dievakuasi korban masih dalam keadaan sadar.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat dan para pekerja bangunan agar berhati-hati saat bekerja di sekitar jaringan listrik.
Simak rasioo.id di Google News















Komentar