RASIOO.id – Kegiatan Kolaborun yang digelar dalam rangkaian Car Free Day (CFD) di Jalan Raya Tegar Beriman, Cibinong, Minggu, 15 Februari 2026, berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.
Event ini diinisiasi para mahasiswa yang memanfaatkan momen libur untuk pulang ke Bogor dengan menghadirkan ruang kolaborasi lintas komunitas yang inklusif.
Berbeda dari sekadar fun run biasa, Kolaborun menjadi ruang pertemuan berbagai elemen masyarakat. Kegiatan ini menghadirkan dua kategori, yakni lari 5 kilometer untuk mahasiswa dan peserta umum, serta 1 kilometer untuk kelompok inklusif yang terdiri dari penyandang disabilitas dan penyintas kanker.
Hadir melepas para pelari, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Hanif Faisol Nurofiq, Bupati Bogor Rudy Susmanto, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta unsur Pemerintah Kabupaten Bogor.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Kolaborun menjadi bukti bahwa semangat kolaborasi mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam satu gerak langkah yang positif.
“Pada momen libur ini, para mahasiswa pulang ke Bogor dan menghadirkan acara Kolaborun. Kegiatan ini sangat meriah karena seluruh elemen masyarakat bergabung dalam semangat kebersamaan,” ujarnya.
Rudy menilai, keterlibatan anak-anak istimewa dalam kategori 1 kilometer menjadi momen yang membanggakan. Kehadiran mereka menegaskan bahwa Kolaborun merupakan ajang yang terbuka dan ramah bagi semua kalangan.
“Kami sepakat menjadikan Kolaborun sebagai agenda tahunan. Selain mempererat kolaborasi, kegiatan ini juga memperkuat komitmen untuk terus menghijaukan Kabupaten Bogor,” tandasnya.
Momentum Kolaborun sekaligus menjadi penutup Car Free Day (CFD) terakhir sebelum memasuki bulan Ramadhan. Pada kesempatan tersebut, Rudy juga menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada masyarakat Kabupaten Bogor.
Antusiasme peserta terlihat tinggi, bahkan sejumlah pelari datang dari luar kota. Salah satunya peserta asal Cirendeu, Lebak Bulus, Jakarta, yang mengaku mengetahui informasi kegiatan ini melalui media sosial. Ia menilai rute yang teduh serta udara Bogor yang sejuk membuat pengalaman berlari semakin menyenangkan.
“Seru banget, pesertanya juga banyak. Semoga event seperti ini lebih sering diadakan,” ujarnya.
Kemeriahan juga dirasakan Ami dan Olin, dua peserta yang mengaku senang mendapatkan benih pohon gratis usai kegiatan. Mereka menyebut pengalaman tersebut unik karena selain berolahraga, peserta juga diajak berkontribusi terhadap penghijauan dengan membawa pulang benih tanaman.
Dukungan turut disampaikan perwakilan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor, Restu.
Ia menilai Kolaborun menjadi contoh kegiatan olahraga yang inklusif karena merangkul teman-teman disabilitas untuk ikut berpartisipasi.
“Keterlibatan semua pihak, termasuk dukungan Bupati dan berbagai komunitas, membuat suasana semakin hidup,” tuturnya.
Dengan semangat kolaborasi, inklusivitas, dan kepedulian terhadap lingkungan, Kolaborun diharapkan menjadi ikon kegiatan positif yang terus memperkuat kebersamaan masyarakat Kabupaten Bogor dari tahun ke tahun.















Komentar