RASIOO.id – Memasuki hari keempat puasa Ramadan, umat Islam semakin menguatkan niat dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah puasa. Di balik rasa lapar dan dahaga, Allah Swt telah menyiapkan balasan agung bagi hamba-Nya yang berpuasa dengan penuh keimanan dan keikhlasan, yakni Surga Khuld atau surga yang kekal.
Keutamaan tersebut salah satunya dijelaskan dalam kitab Fadhail Al-Asyhur Ats-Tsalatsah, karya ulama klasik yang menguraikan berbagai fadilah (keutamaan) pada tiga bulan mulia: Rajab, Sya’ban, dan Ramadan.
Surga Khuld, Balasan bagi Orang yang Ikhlas
Dalam kitab tersebut disebutkan bahwa orang yang berpuasa di bulan Ramadan dengan penuh keikhlasan dan mengharap ridha Allah akan mendapatkan ganjaran surga yang kekal. Surga Khuld merupakan simbol kenikmatan abadi yang dijanjikan Allah bagi hamba-hamba-Nya yang bertakwa.
Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga diri dari perbuatan maksiat, memperbanyak amal saleh, memperbaiki akhlak, serta meningkatkan kualitas ibadah. Keikhlasan menjadi kunci utama diterimanya ibadah puasa.
Rasulullah SAW juga menegaskan bahwa setiap amal kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya di bulan Ramadan. Bahkan, dalam sebuah hadis qudsi disebutkan bahwa puasa adalah ibadah yang secara khusus Allah yang akan membalasnya.
Ramadan, Bulan Penuh Ampunan dan Rahmat
Ramadan dikenal sebagai bulan yang penuh rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka. Pada hari keempat ini, umat Islam diajak untuk semakin meningkatkan kualitas ibadah, seperti memperbanyak membaca Al-Qur’an, bersedekah, dan memperbanyak doa.
Dalam Fadhail Al-Asyhur Ats-Tsalatsah juga dijelaskan bahwa setiap hari di bulan Ramadan memiliki keutamaan tersendiri. Orang-orang yang memanfaatkan hari-hari tersebut dengan amal kebajikan akan mendapatkan kemuliaan di sisi Allah.
Hari keempat Ramadan menjadi momentum muhasabah atau introspeksi diri. Sudahkah puasa dijalankan dengan penuh keikhlasan? Sudahkah lisan, hati, dan perbuatan dijaga dari hal-hal yang mengurangi pahala?
Para ulama mengingatkan bahwa puasa yang sempurna bukan hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga menjaga pandangan, pendengaran, dan hati dari segala bentuk dosa.
Dengan niat yang lurus dan ibadah yang sungguh-sungguh, umat Islam berharap dapat meraih predikat takwa serta balasan Surga Khuld sebagaimana dijanjikan Allah Swt.
Semoga di hari keempat Ramadan ini, setiap langkah ibadah kita semakin mendekatkan diri kepada Allah dan membuka pintu-pintu kebaikan yang luas.









Komentar