RASIOO.id – Umat Islam di seluruh dunia tengah menjalankan ibadah puasa dan menghidupkan malam-malam Ramadan dengan sholat tarawih.
Dalam berbagai kitab klasik, dijelaskan sejumlah keutamaan yang Allah SWT janjikan bagi mereka yang istiqomah menunaikan ibadah sunnah tersebut.
Dalam kitab Durratun Nasihin (sering disebut Dorotunasihin), diriwayatkan bahwa Ali bin Abi Thalib RA menyampaikan, Muhammad SAW pernah ditanya mengenai keutamaan sholat tarawih di bulan Ramadan.
Salah satu keutamaan yang disebutkan adalah pada malam kelima, di mana Allah Ta’ala memberikan pahala kepada orang yang melaksanakan sholat tarawih seperti pahala orang yang melaksanakan sholat di Masjidil Haram.
Masjidil Haram di Makkah merupakan masjid paling mulia dalam Islam. Umat Muslim dari berbagai penjuru dunia berlomba-lomba untuk beribadah di sana karena keutamaannya yang sangat besar.
Oleh karena itu, ganjaran pahala yang disetarakan dengan sholat di Masjidil Haram menunjukkan betapa istimewanya ibadah tarawih di bulan Ramadan.
Para ulama menjelaskan, meski riwayat tentang keutamaan tarawih per malam ini banyak dikutip dalam kitab-kitab motivasi ibadah, yang terpenting adalah semangat umat Islam untuk menghidupkan malam Ramadan dengan sholat, membaca Al-Qur’an, serta memperbanyak doa dan istighfar.
Sholat tarawih sendiri merupakan ibadah sunnah muakkad yang dikerjakan setelah sholat Isya selama bulan Ramadan.
Tradisi ini telah berlangsung sejak masa Rasulullah SAW dan terus dijaga oleh umat Islam hingga saat ini.
Dengan memahami keutamaan tersebut, diharapkan umat Islam semakin termotivasi untuk tidak melewatkan sholat tarawih, terutama pada malam kelima dan malam-malam berikutnya, sebagai bagian dari upaya meraih keberkahan dan ampunan di bulan suci Ramadan.









Komentar