Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-11 Ramadhan, Disebut Wafat dalam Keadaan Suci

RASIOO.id – Shalat Tarawih merupakan ibadah sunnah muakkad yang dilaksanakan pada malam hari selama bulan Ramadhan.

Ibadah ini menjadi salah satu amalan yang paling dinantikan umat Islam karena memiliki keutamaan dan pahala yang besar, terlebih jika dikerjakan secara berjamaah di masjid.

Dalam berbagai riwayat disebutkan, orang yang melaksanakan shalat tarawih secara berjamaah hingga selesai bersama imam, maka pahalanya seperti melaksanakan shalat satu malam penuh.

Keutamaan shalat tarawih juga dijelaskan dalam kitab Durratun Nashihin, yang memuat fadhilah tarawih pada setiap malam di bulan Ramadhan. Salah satunya adalah keutamaan pada malam ke-11.

Dalam kitab tersebut disebutkan:

وَفِى اللَّيْلَةِ الْحَادِيَةَ عَشَرَةَ يَخْرُجُ مِنَ الدُّنْيَا كَيَوْمٍ وُلِدَ مِنْ بَطْنِ اُمِّهِ

Artinya:
“Pada malam kesebelas, kelak ia akan meninggal dunia seperti keadaan di mana ia baru dilahirkan dari perut ibunya.”

Makna dari penjelasan tersebut menggambarkan betapa besar keutamaan shalat tarawih pada malam ke-11. Umat Islam yang menghidupkan malam tersebut dengan ibadah tarawih diyakini akan wafat dalam keadaan suci dari dosa, sebagaimana bayi yang baru dilahirkan.

Meski demikian, para ulama mengingatkan agar keutamaan-keutamaan ini dijadikan sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas ibadah, bukan semata-mata mengejar ganjaran. Ramadhan adalah momentum memperbanyak amal, memperbaiki diri, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dengan memahami keutamaan setiap malam Ramadhan, diharapkan umat Islam semakin bersemangat dalam menunaikan shalat tarawih dan ibadah lainnya secara istiqamah hingga akhir bulan suci.

Komentar