RASIOO.id – Suasana halaman Masjid Agung Al-Ittihad tampak semarak pada Kamis, 5 Maret 2026. Puluhan anak sekolah dasar menampilkan gerakan tari penuh semangat dalam lomba tari kreasi Islami yang menjadi bagian dari rangkaian Gebyar Ramadhan Karim Al-Ittihad 2026.
Kegiatan yang digelar oleh Fatayat Nahdlatul Ulama Kota Tangerang bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang ini berlangsung sejak 3 hingga 8 Maret 2026, menghadirkan beragam agenda edukatif, religi, hingga hiburan bagi generasi muda selama bulan suci Ramadhan.
Memasuki hari ketiga pelaksanaan, lomba tari kreasi Islami tingkat sekolah dasar menjadi salah satu agenda yang paling menyedot perhatian pengunjung. Anak-anak tampil percaya diri di atas panggung dengan kostum bernuansa religi serta gerakan dinamis yang memadukan seni tari dan nilai-nilai Islami.
Ketua PC Fatayat NU Kota Tangerang, Frida Amarilis, mengatakan bahwa kegiatan Gebyar Ramadhan Karim dirancang sebagai wadah edukasi sekaligus ruang ekspresi bagi generasi muda agar tetap produktif dan kreatif selama menjalankan ibadah puasa.
“Kami memulai kegiatan dengan talkshow selaras yang dihadiri Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ibu Farida Fariha. Setelah itu dilanjutkan dengan lomba tari kreasi Islami tingkat sekolah dasar,” ujarnya.
Menurutnya, rangkaian kegiatan tidak hanya berisi perlombaan seni, tetapi juga berbagai agenda keagamaan dan sosial yang berlangsung sepanjang acara.
“Selain lomba, ada tausiah, santunan, hingga khatmil Qur’an. Harapannya kegiatan ini menjadi ruang edukatif sekaligus ruang ekspresi bagi generasi muda selama Ramadhan,” katanya.
Frida juga menjelaskan bahwa dipilihnya Masjid Agung Al-Ittihad sebagai lokasi kegiatan memiliki makna tersendiri. Selain menjadi salah satu masjid tertua di Kota Tangerang, kegiatan ini juga diharapkan mampu memakmurkan masjid melalui aktivitas positif masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin bersama-sama memakmurkan masjid dan menghadirkan kegiatan yang membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam rangkaian Gebyar Ramadhan Karim tahun ini, panitia menggelar berbagai perlombaan yang melibatkan pelajar hingga masyarakat umum. Lomba hadrah menjadi salah satu kegiatan dengan jumlah peserta terbanyak, yakni sekitar 23 grup dari berbagai daerah.
Selain itu, lomba family show diikuti sekitar 40 peserta. Beragam kegiatan lain juga turut digelar, seperti lomba grebek sahur, lomba mewarnai, hingga lomba tari kreasi Islami yang digelar pada hari ketiga acara.
Untuk lomba tari kreasi Islami tingkat SD tahun ini diikuti enam kelompok peserta. Meski digelar di tengah ibadah puasa, antusiasme para peserta tetap terlihat tinggi.
Panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp10 juta untuk lomba kategori kelompok seperti hadrah, grebek sahur, dan tari kreasi Islami. Sementara untuk kategori personal seperti family show, total hadiah yang disediakan mencapai sekitar Rp5 juta.
Khusus lomba tari kreasi Islami tingkat SD, hadiah yang diperebutkan cukup besar, yakni juara pertama Rp5 juta, juara kedua Rp3 juta, dan juara ketiga Rp2 juta.
Salah satu peserta lomba dari tim Gempita asuhan Sanggar Tari Raisa asal Kecamatan Batuceper, Abiyan Alghifari, mengaku tidak merasa grogi saat tampil di atas panggung.
“Persiapannya sekitar tiga hari,” kata Abiyan.
Tim Gempita yang beranggotakan sepuluh orang tersebut menampilkan tari kreasi Islami dengan gerakan energik yang dipadukan kostum religius.
Abiyan pun optimistis timnya mampu meraih hasil terbaik dalam perlombaan tersebut.
“Insyaallah juara satu,” ujarnya penuh percaya diri.
Rangkaian Gebyar Ramadhan Karim Al-Ittihad 2026 masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan dengan berbagai agenda keagamaan, perlombaan, hingga santunan bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, panitia berharap suasana Ramadhan di Kota Tangerang semakin semarak sekaligus memperkuat nilai kebersamaan, kreativitas, dan toleransi di tengah masyarakat.








Komentar