RASIOO.id – Ramadhan memasuki fase yang semakin istimewa. Pada malam ke-21 Ramadhan, umat Islam diyakini mendapatkan keutamaan besar bagi yang menunaikan sholat tarawih dengan penuh keimanan dan keikhlasan.
Dalam berbagai literatur keislaman disebutkan bahwa keutamaan sholat tarawih pada malam ke-21 adalah Allah SWT akan membangunkan sebuah rumah atau istana yang terbuat dari cahaya di surga bagi hamba-Nya yang melaksanakannya.
Keterangan ini tercantum dalam kitab Durratun Nasihin karya ulama besar Syekh Usman bin Hasan bin Ahmad asy-Syakir al-Khubawi, yang menjelaskan berbagai keutamaan ibadah tarawih pada setiap malam di bulan Ramadhan.
Selain janji istana cahaya di surga, malam ke-21 juga memiliki makna yang sangat penting bagi umat Islam. Malam ini menandai dimulainya sepuluh malam terakhir Ramadhan, fase yang sering disebut sebagai masa pembebasan dari api neraka atau itqun minan nar.
Sepuluh malam terakhir Ramadhan juga dikenal sebagai waktu terbaik untuk meningkatkan ibadah. Banyak umat Islam memperbanyak sholat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, serta memohon ampunan kepada Allah SWT.
Tak hanya itu, malam ke-21 juga termasuk dalam deretan malam ganjil yang sangat dinantikan oleh umat Islam karena berpotensi menjadi malam Lailatul Qadar.
Malam tersebut disebut dalam Al-Qur’an sebagai malam yang lebih baik daripada seribu bulan, di mana setiap amal ibadah yang dilakukan akan dilipatgandakan pahalanya.
Karena itu, para ulama menganjurkan umat Islam untuk tidak melewatkan kesempatan berharga ini. Memakmurkan malam ke-21 dengan sholat tarawih, qiyamul lail, membaca Al-Qur’an, serta memperbanyak doa diyakini menjadi jalan untuk meraih keberkahan yang luar biasa di bulan suci Ramadhan.
Dengan memasuki malam ke-21 ini, umat Islam diingatkan untuk semakin bersungguh-sungguh dalam beribadah. Siapa tahu, di salah satu malam ganjil ini Allah SWT mempertemukan hamba-Nya dengan Lailatul Qadar yang penuh kemuliaan.










Komentar