RASIOO.id – Aksi kejahatan jalanan kembali membuat resah warga Kabupaten Bogor. Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi kawanan begal bersenjata tajam jenis golok yang nekat menendang seorang pengendara motor hingga terjatuh sebelum merampas kendaraannya.
Peristiwa yang terekam dalam video tersebut langsung memicu perhatian publik. Dalam rekaman yang beredar, terlihat para pelaku memepet korban di jalanan yang relatif sepi, kemudian menendangnya hingga terjatuh sebelum melancarkan aksinya.
Menanggapi viralnya video tersebut, pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku. Polisi juga menelusuri rekaman video serta keterangan saksi guna mempercepat proses penangkapan.
Kasus Begal di Bogor Bukan Pertama
Aksi kriminal serupa sebelumnya juga terjadi di wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor, pada Januari 2026. Saat itu seorang petugas harian lepas (PHL) Satlantas Polres Bogor menjadi korban pembegalan.
Korban diserang menggunakan senjata tajam jenis celurit hingga mengalami luka di bagian leher dan paha. Beruntung, dua pelaku berhasil diamankan setelah motor yang mereka gunakan menabrak tiang ketika dikejar oleh petugas kepolisian.
Modus Baru Pelaku
Selain aksi kekerasan secara langsung, polisi juga mengungkap adanya modus baru yang digunakan para pelaku begal. Dalam beberapa laporan, pelaku berpura-pura memberi tahu korban bahwa ban motor bocor.
Ketika korban menepi untuk memeriksa kendaraan, pelaku kemudian memanfaatkan situasi tersebut untuk melancarkan aksi perampasan.
Sindikat Begal Lintas Daerah Dibongkar
Sebelumnya pada Februari 2026, aparat dari Polsek Cileungsi juga berhasil menangkap tiga anggota sindikat begal lintas daerah yang beroperasi di wilayah Jakarta hingga Lampung.
Kelompok ini dikenal sadis karena kerap menggunakan senjata api rakitan dan senjata tajam dalam melancarkan belasan aksi kejahatan di wilayah Bogor dan sekitarnya.
Warga Diminta Lebih Waspada
Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di jalan yang sepi, minim penerangan, atau pada waktu dini hari.
Jika menemukan aktivitas mencurigakan atau menjadi korban tindak kejahatan, masyarakat diminta segera melapor ke kantor kepolisian terdekat atau melalui layanan pengaduan resmi.
Dengan meningkatnya patroli dan penyelidikan yang dilakukan aparat, diharapkan aksi kejahatan jalanan di wilayah Bogor dapat segera ditekan sehingga masyarakat dapat kembali merasa aman saat beraktivitas.












Komentar