RASIOO.id — Di tengah dinamika geopolitik Timur Tengah, kepastian keberangkatan jamaah haji asal Kabupaten Bogor tetap terjaga. Pemerintah memastikan proses ibadah haji 2026 tetap berjalan sesuai rencana.
Kepala Kementerian Haji Kabupaten Bogor, Muslimin, mengatakan seluruh persiapan jamaah dari Bumi Tegar Beriman sudah hampir rampung. Mulai dari kelengkapan dokumen hingga manasik haji telah diberikan kepada calon jamaah.
“Persiapan sudah selesai, termasuk manasik. Saat ini tinggal menunggu jadwal keberangkatan,” ujarnya, Senin (20/4).
Meski situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah masih menjadi perhatian, Muslimin menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada larangan dari Pemerintah Arab Saudi terhadap pelaksanaan ibadah haji, termasuk bagi jamaah asal Indonesia.
“Saudi masih membuka penyelenggaraan haji dan mengizinkan jamaah dari luar untuk masuk. Jadi kita tetap berangkat,” jelasnya.
Pemerintah Indonesia, kata dia, terus memantau perkembangan situasi global, khususnya terkait potensi eskalasi konflik di kawasan tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan seluruh jamaah selama menjalankan ibadah.
Ia berharap kondisi tetap kondusif hingga seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini selesai.
“Selama penyelenggaraan haji tetap dibuka, kita akan terus berangkatkan jamaah. Semua sudah dipersiapkan dengan matang,” katanya.
Muslimin juga memastikan bahwa keputusan pemberangkatan jamaah telah melalui pertimbangan matang, terutama dari sisi keselamatan.
“Kalau pemerintah sudah memutuskan memberangkatkan, berarti aspek keamanan dan keselamatan sudah diperhitungkan,” tegasnya.
Dengan kepastian ini, jamaah haji asal Kabupaten Bogor diharapkan tetap fokus mempersiapkan diri, baik secara fisik maupun mental, menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.














Komentar