RASIOO.id — Di tengah ancaman krisis BBM akibat konflik global, Kecamatan Larangan mendorong langkah sederhana tapi berdampak: bersepeda. Ajakan ini disampaikan langsung oleh Camat Larangan, Nasrullah, sebagai bagian dari upaya efisiensi energi sekaligus perubahan gaya hidup masyarakat.
Menurutnya, situasi saat ini bisa jadi momentum untuk beralih ke kebiasaan yang lebih sehat dan ramah lingkungan. Salah satunya dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor dan mulai aktif bersepeda.
“Ini bisa jadi momentum untuk mengarah ke perilaku hidup sehat,” ujar Nasrullah, Jumat 24 April 2026.
Ia menjelaskan, meski pemerintah pusat menganjurkan Work From Home (WFH) satu hari dalam seminggu, pegawai di Kecamatan Larangan tetap menjalankan Work From Office (WFO). Karena itu, kegiatan gowes bersama dipilih sebagai bentuk dukungan terhadap program efisiensi energi.
“Kami sudah laporkan ke Wali Kota Kota Tangerang bahwa di kecamatan tidak ada WFH, tetap WFO. Jadi bersepeda ini jadi salah satu cara mendukung efisiensi energi,” jelasnya.
Tak hanya soal energi, kegiatan gowes juga dimanfaatkan untuk memantau kondisi wilayah secara langsung. Dalam kegiatan ini, unsur pemerintah, DPRD, dan masyarakat dilibatkan agar persoalan di lapangan bisa cepat diketahui dan diselesaikan bersama.
“Kita libatkan semua unsur supaya bisa melihat langsung kondisi di masyarakat dan mencari solusi bersama,” tambahnya.
Ke depan, gowes bareng ini akan dijadikan agenda rutin. Selain menjaga kebugaran, kegiatan ini juga diharapkan bisa mempererat hubungan antarwarga.
“Ini juga jadi ajang silaturahmi, sekaligus mendorong masyarakat terbiasa hidup sehat lewat bersepeda,” tutupnya.










Komentar