RASIOO.id — Percakapan warganet di media sosial X (Twitter) ramai membahas dampak insiden kereta api yang terjadi Pada Senin 27 April 2026. Sejumlah pengguna menyampaikan keluhan, pertanyaan, hingga dukungan kepada petugas di lapangan melalui akun resmi KAI121.
Salah satu warganet dengan akun @oryzaru mengaku sebagai suami korban dan meminta tindak lanjut dari pihak Kereta Api Indonesia. Ia menyebut istrinya mengalami patah tulang bahu akibat kejadian tersebut. “Min kindly cek DM. Saya suami korban, istri saya patah tulang bahu,” tulisnya.
Menanggapi hal itu, KAI menyampaikan permohonan maaf dan meminta pengguna untuk mengikuti akun terlebih dahulu agar proses pengecekan melalui pesan langsung dapat dilakukan.
Selain keluhan, sejumlah warganet juga mempertanyakan kepastian jadwal perjalanan kereta pada Selasa, 28 April 2026. Akun @SadLy170 menanyakan status KA Airlangga pukul 09.00 WIB, sementara pengguna lain seperti @daddyjek_25 mempertanyakan keberangkatan beberapa kereta tujuan Semarang dari Stasiun Bekasi.
KAI memastikan bahwa perjalanan KA Airlangga (272), Argo Merbabu, Tawang Jaya Premium, hingga Argo Muria masih direncanakan beroperasi normal sesuai jadwal.
Pertanyaan serupa juga datang dari pengguna lain terkait KA Argo Anjasmoro relasi Pasar Turi yang dijadwalkan berangkat malam hari, serta rute Pasar Senen–Yogyakarta pada pagi hari. KAI kembali menegaskan bahwa perjalanan tersebut tetap berjalan normal, sambil mengimbau penumpang untuk memantau pembaruan informasi secara berkala.
Di tengah situasi tersebut, dukungan juga mengalir dari warganet. Akun @pantungalimar dan @CHAMPAGNEKlD menyampaikan doa serta semangat untuk petugas yang menangani insiden di lapangan. KAI pun membalas dengan ucapan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan.
KAI menegaskan bahwa apabila terjadi perubahan pola operasi atau pembatalan perjalanan, informasi akan disampaikan secara resmi melalui kanal komunikasi perusahaan, termasuk notifikasi SMS dan WhatsApp kepada penumpang.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan KAI, dan hanya mengakses informasi melalui akun resmi perusahaan.







Komentar