RASIOO.id – Partai Golkar Kota Tangerang mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029. Dalam Rapat Pleno Pertama yang digelar Selasa, 28 April 2026. DPD Golkar Kota Tangerang menetapkan sejumlah agenda strategis, mulai dari konsolidasi organisasi hingga target ambisius penambahan kursi legislatif.
Sekretaris DPD Golkar Kota Tangerang, Hosbeni Gonzala, menjelaskan bahwa salah satu keputusan utama adalah penetapan Dewan Pertimbangan (Wantim) partai. Meski sebelumnya dibahas dalam forum formatur musyawarah, penetapan resmi tetap berada di tangan DPD sebagai penerbit surat keputusan.
Selain itu, Golkar juga mulai mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Kecamatan (Muscam) dan Musyawarah Kelurahan (Muskel). Petunjuk pelaksanaan dari pusat sudah diterima, dan kini diturunkan dalam bentuk petunjuk teknis yang disesuaikan dengan kondisi daerah.
“Tahun 2026 kami tetapkan sebagai tahun konsolidasi organisasi,” ujar Hosbeni.
Ia menegaskan, meski masih menunggu Rapat Kerja tingkat provinsi, DPD Golkar Kota Tangerang tetap menyusun program kerja mandiri sebagai langkah awal penguatan internal partai.
Dalam rapat tersebut, 16 bidang kepengurusan juga didorong untuk aktif menjalankan program. Setiap bidang ditargetkan minimal menggelar satu kegiatan sepanjang tahun, mulai dari seminar, lokakarya, dialog interaktif, hingga kegiatan sosial yang berorientasi pada penguatan basis partai.
Hosbeni menyebut, secara administratif kepengurusan saat ini sudah sah dan tinggal menunggu pelantikan resmi dari tingkat provinsi. Hal itu membuat mesin organisasi sudah bisa langsung bergerak.
Lebih jauh, Golkar Kota Tangerang tak hanya membidik kemenangan, tapi juga peningkatan jumlah kursi legislatif. Dari 9 kursi yang dimiliki saat ini, partai menargetkan kenaikan menjadi 10 hingga 11 kursi, bahkan lebih, baik di tingkat kota, provinsi, maupun DPR RI.
“Ini bukan sekadar menang, tapi bagaimana kursi kita bertambah,” tegasnya.
Di sisi eksekutif, nama Sachrudin juga kembali mengemuka. Golkar membuka peluang bagi Sachrudin untuk maju kembali, mengingat baru menjabat satu periode.
“Peluang itu ada, meski belum dibahas secara mendalam,” pungkas Hosbeni.
Langkah ini menunjukkan arah Golkar Kota Tangerang yang fokus pada penguatan internal sekaligus ekspansi politik, dengan target konkret di legislatif dan peluang mempertahankan kekuatan di eksekutif.











Komentar