RASIOO.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 29 April 2026, menyebabkan sejumlah rumah warga di Desa Tenjo terendam banjir. Air berasal dari luapan Kali Cinyomplok Leuweng Gede yang meluap dan masuk ke permukiman warga dengan cepat.
Sedikitnya enam rumah terdampak dalam kejadian tersebut, dengan total sekitar 17 jiwa harus dievakuasi ke lokasi yang lebih aman. Ketinggian air membuat aktivitas warga terganggu, bahkan sejumlah kendaraan, termasuk sepeda motor, dilaporkan mogok setelah terjebak di genangan banjir di jalan kawasan perumahan.
Rekaman video warga yang beredar memperlihatkan kondisi jalan yang tergenang cukup tinggi hingga membuat kendaraan tidak bisa melintas.
Salah satu warga terdampak, Santi (38), menceritakan momen saat air tiba-tiba naik dan masuk ke dalam rumahnya. Ia mengaku sempat panik karena bersama anaknya masih berada di dalam rumah saat banjir datang.
“Airnya biasanya kecil, tidak seperti ini. Hujan berhenti tapi air tiba-tiba langsung naik dan merendam rumah. Saya dan anak saya sempat terjebak di dalam, saya sampai teriak minta tolong. Anak saya yang kecil sempat hampir terseret air, usianya 4 tahun. Untung ada warga yang datang menolong,” ujarnya sambil terharu.
Sementara itu, staf Desa Tenjo, Saepudin, menyampaikan bahwa banjir diduga kuat dipicu oleh penyempitan aliran Kali Cinyomplok Leuweng Gede sehingga air meluap ke permukiman warga.
“Dari enam rumah ada 17 orang yang terdampak. Sebagian warga sudah mengungsi ke tempat yang lebih aman. Pemerintah desa bersama kecamatan akan segera melakukan penanganan untuk warga terdampak,” jelasnya.
Hingga saat ini, warga masih berupaya membersihkan sisa lumpur dan air yang masuk ke dalam rumah, sementara aparat desa melakukan pendataan serta pemantauan kondisi di lokasi.



![Ilustrasi Kasus Pelecehan seksual terhadap mahasiswi [Ist]](/wp-content/uploads/2023/06/Screenshot_68-300x178.jpg)










Komentar