RASIOO.id – Harga emas perhiasan maupun logam mulia terpantau stabil pada perdagangan Minggu 10 Mei2026. Kondisi tersebut membuat minat masyarakat terhadap investasi emas dan pembelian perhiasan tetap tinggi, terutama menjelang pekan baru perdagangan global.
Stabilnya harga emas terjadi di tengah situasi pasar internasional yang relatif tenang selama akhir pekan. Meski begitu, pelaku pasar masih mencermati perkembangan geopolitik di kawasan Eropa Timur yang dinilai dapat memengaruhi pergerakan harga emas dunia dalam beberapa hari ke depan.
Untuk emas perhiasan, sejumlah gerai besar seperti Raja Emas Indonesia dan Laku Emas masih mempertahankan harga jual di berbagai kadar karat.
Harga emas 24 karat di Raja Emas Indonesia tercatat berada di angka Rp2.295.000 per gram, sementara di Laku Emas mencapai Rp2.484.000 per gram. Untuk kadar 23 karat, harga dipatok sekitar Rp2.145.000 hingga Rp2.134.000 per gram.
Sementara itu, emas 22 karat berada di kisaran Rp2.041.000 sampai Rp2.051.000 per gram. Adapun emas 18 karat dan 17 karat masing-masing dijual sekitar Rp1.680.000 dan Rp1.586.000 per gram.
Di sektor investasi logam mulia, harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam juga tidak mengalami perubahan dibandingkan hari sebelumnya. Harga emas Antam ukuran 1 gram masih bertahan di level Rp2.839.000, sedangkan ukuran 0,5 gram dijual Rp1.469.500.
Untuk harga buyback atau pembelian kembali, Antam menetapkan angka Rp2.644.000 per gram.
Sementara itu, harga emas di Pegadaian tercatat sedikit lebih tinggi. Emas Antam ukuran 1 gram dijual Rp2.953.000, sedangkan emas UBS berada di kisaran Rp2.891.000 per gram.
Tidak hanya emas fisik, harga emas digital juga cenderung bergerak stabil. Pada platform Treasury, harga beli emas digital berada di angka Rp2.672.841 per gram dengan harga jual Rp2.584.187.
Sedangkan di platform IndoGold, harga beli emas tercatat Rp2.654.477 per gram dan harga jual Rp2.587.500 per gram.
Pengamat pasar menilai, kestabilan harga emas saat ini menjadi momentum bagi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi jangka panjang. Selain dianggap aman, emas juga dinilai tetap menjadi instrumen lindung nilai yang kuat di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Dengan kondisi pasar yang masih fluktuatif, para investor diperkirakan akan terus memantau arah kebijakan ekonomi dunia serta perkembangan geopolitik internasional yang dapat memicu perubahan harga emas pada pekan mendatang.












![Ilustrasi Kasus Pelecehan seksual terhadap mahasiswi [Ist]](/wp-content/uploads/2023/06/Screenshot_68-300x178.jpg)


Komentar