RASIOO.id – Upaya penegakan hukum terhadap dugaan penyelewengan aset milik Pemerintah Kabupaten Bogor kini memasuki babak penting. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor tengah mempercepat penanganan kasus dugaan penyalahgunaan aset daerah yang diduga merugikan keuangan negara.
Salah satu aset yang menjadi sorotan berada di kawasan strategis Jalan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, yang saat ini diketahui ditempati oleh rumah makan Spesial Soto Boyolali (SSB).
Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Kabupaten Bogor, Andri Zulfikar mengungkapkan, proses hukum kasus tersebut kini memasuki tahap perhitungan kerugian negara oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Barat.
Menurutnya, hasil audit kerugian negara menjadi salah satu langkah penting dalam mempercepat proses penyidikan perkara aset daerah tersebut.
“Untuk perkara aset ini, saat ini kami masih menunggu hasil perhitungan kerugian keuangan negara dari BPKP Bandung,” ujar Andri, Kamis 21 Mei 2026.
Tak hanya satu lokasi, Kejari Kabupaten Bogor diketahui tengah menelusuri sedikitnya lima kasus aset milik Pemkab Bogor yang diduga bermasalah. Namun, penanganannya dibagi ke sejumlah bidang di internal kejaksaan.
Andri menjelaskan, selain Bidang Pidana Khusus (Pidsus), terdapat pula bidang lain seperti Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) yang ikut menangani persoalan aset daerah tersebut.
“Empat perkara lainnya ditangani bidang berbeda di Kejaksaan. Jadi bukan hanya Pidsus saja yang bergerak,” jelasnya.
Meski demikian, Andri memastikan kasus yang kini menjadi fokus utama pihaknya adalah dugaan penyalahgunaan aset Pemda yang berada di Jalan Tegar Beriman dan saat ini digunakan sebagai area usaha rumah makan.
Langkah percepatan yang dilakukan Kejari Kabupaten Bogor ini pun menjadi perhatian publik. Pasalnya, pengamanan aset daerah dinilai penting untuk mencegah potensi kerugian negara yang lebih besar serta memastikan seluruh aset milik pemerintah digunakan sesuai aturan.
Dengan masuknya proses audit kerugian negara oleh BPKP, masyarakat kini menanti langkah lanjutan dari Kejari Kabupaten Bogor dalam mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam kasus tersebut.




![Ilustrasi Kasus Pelecehan seksual terhadap mahasiswi [Ist]](/wp-content/uploads/2023/06/Screenshot_68-300x178.jpg)




Komentar