RASIOO.id – Sejumlah wali murid SMPN 1 Rancabungur mendatangi kantor Kecamatan Rancabungur, Kamis, 21 Mei 2026. Mereka menyampaikan protes terkait berbagai persoalan sekolah yang belakangan ramai diperbincangkan, termasuk dugaan pungutan liar.
Kedatangan para wali murid berlangsung di tengah meningkatnya keluhan orang tua siswa soal sejumlah biaya yang muncul di lingkungan sekolah. Mereka meminta pemerintah kecamatan turun tangan dan memfasilitasi penyelesaian masalah tersebut.
Perwakilan wali murid, Nuryaman mengatakan, para orang tua mempertanyakan berbagai pungutan yang selama ini berkaitan dengan kebutuhan sekolah. Menurutnya, biaya tersebut mencakup seragam, pembangunan masjid, kurban, hingga ETP.
“Kami mempertanyakan dasar dan transparansi pungutan yang selama ini dibebankan kepada orang tua murid,” ujar Nuryaman.
Ia menilai pihak sekolah perlu membuka rincian penggunaan dana secara jelas agar tidak memunculkan kecurigaan di tengah masyarakat.
Selain menuntut transparansi, sejumlah wali murid juga mendesak kepala sekolah mundur dari jabatannya. Mereka menganggap polemik yang terus berkembang telah membuat kepercayaan masyarakat terhadap sekolah menurun.
“Aksi ini tidak akan berhenti sebelum kepala sekolah turun dan diganti,” tegasnya.
Para wali murid berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah evaluasi agar kegiatan belajar mengajar di SMPN 1 Rancabungur kembali kondusif dan tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan di kalangan orang tua siswa.













Komentar