Kado HJB ke-544 yang Bermakna, Wali Kota Bogor Dedie Rachim dan Bakoma Bogor Raya Bergerak Selamatkan Anak Putus Sekolah

RASIOO.id – Peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 tidak hanya dirayakan dengan berbagai kegiatan seremonial dan hiburan. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memilih menghadirkan kado yang lebih bermakna bagi masyarakat melalui gerakan bersama untuk menyelamatkan ratusan anak putus sekolah agar kembali mengenyam pendidikan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi antara Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dengan Bantuan Komunikasi Masyarakat (Bakoma) Bogor Raya yang dipimpin Rini Rosmilawati. Program ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Bogor.

Dalam program tersebut, sebanyak 544 anak putus sekolah akan mendapatkan kesempatan mengikuti pendidikan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) secara gratis. Mereka akan difasilitasi mengikuti program Paket A, Paket B, dan Paket C hingga memperoleh ijazah yang setara dengan pendidikan formal.

Dedie A. Rachim menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama untuk membuka masa depan yang lebih baik. Karena itu, pemerintah berkomitmen memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan belajar hanya karena keterbatasan ekonomi atau faktor sosial lainnya.

“Anak-anak yang sempat putus sekolah harus mendapatkan kesempatan kedua untuk melanjutkan pendidikan. Dengan pendidikan yang lebih baik, peluang mereka untuk mendapatkan pekerjaan dan meningkatkan taraf hidup juga akan semakin besar,” ujarnya.

Menurut Dedie, program ini bukan hanya menyelesaikan persoalan pendidikan semata, tetapi juga menjadi upaya strategis dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi yang masih menjadi tantangan di berbagai wilayah.

Keberhasilan program tersebut juga diyakini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bogor. Dengan bertambahnya angka partisipasi pendidikan dan meningkatnya rata-rata lama sekolah, kualitas pembangunan manusia di Kota Bogor diharapkan semakin meningkat.

Selain fokus pada pendidikan, Bakoma Bogor Raya juga didorong untuk aktif menyebarluaskan informasi mengenai peluang masuk sekolah kedinasan kepada generasi muda Kota Bogor. Mulai dari Akademi Kepolisian (Akpol), sekolah kedinasan kementerian, hingga berbagai institusi pendidikan negara lainnya.

Langkah tersebut diharapkan dapat membuka wawasan anak-anak Bogor mengenai berbagai pilihan karier masa depan sekaligus mendorong lahirnya generasi yang siap mengabdi bagi bangsa dan daerah.

Tak hanya bergerak di bidang pendidikan, kolaborasi antara Pemkot Bogor dan Bakoma juga menyentuh aspek pelestarian lingkungan hidup. Sebagai bagian dari rangkaian HJB ke-544, akan dilakukan gerakan penanaman 544 pohon yang tersebar di berbagai wilayah Kota Bogor.

Aksi penghijauan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menciptakan kota yang lebih hijau, sehat, dan nyaman untuk generasi mendatang.

Melalui program pendidikan dan gerakan lingkungan ini, HJB ke-544 tidak hanya menjadi perayaan bertambahnya usia Kota Bogor, tetapi juga momentum menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.

Dengan semangat “Bogor Istimewa”, Pemkot Bogor berharap setiap program yang dijalankan mampu memberikan manfaat langsung bagi warga, menciptakan generasi yang lebih berdaya saing, serta mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Komentar