Alat Berat PUPR Disabotase di Kayu Manis, Kabel Diputus dan Aki Dicuri, Proyek IPAL-PSEL Lumpuh

RASIOO.id – Proyek percepatan pembukaan trase lahan untuk pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di wilayah RW 06, Kelurahan Kayu Manis, Kota Bogor, mendadak terhenti setelah alat berat milik Kementerian PUPR diduga menjadi sasaran sabotase.

Insiden tersebut diketahui terjadi pada Sabtu, 20 Juni 2026, ketika alat berat jenis vibro yang digunakan untuk pemadatan tanah mendadak tidak bisa dioperasikan. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan kabel komponen alat diputus dan aki kendaraan hilang diduga dicuri orang tak dikenal.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, mengaku terkejut saat menerima laporan tersebut.

“Pagi tadi kami dari PUPR akan melanjutkan pembukaan trase, khususnya di area IPAL dan PSEL. Alat vibro ini dipakai untuk pemadatan lahan. Tapi saat dicek ternyata alat tidak bisa jalan, setelah diperiksa ada komponen yang putus,” ujarnya.

Menurutnya, alat vibro itu seharusnya langsung digunakan setelah proses pengerukan lahan menggunakan alat berat excavator selesai dilakukan. Namun aksi perusakan tersebut membuat pekerjaan di lapangan tertunda.

Atas hilangnya aset negara tersebut, pihak PUPR langsung melaporkan kejadian itu kepada aparat penegak hukum untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Sebelumnya tidak ada masalah apa pun. Baru tadi malam kejadian seperti ini. Sekarang masyarakat juga sedang mencari tahu siapa pelakunya,” kata Juniarti.

Ia menambahkan, warga sekitar juga ikut terkejut karena aksi sabotase terjadi di tengah proyek pembangunan yang sedang berjalan.

“Sangat kaget. Warga RW 06 Kelurahan Kayu Manis juga tidak menyangka ada tindakan sabotase seperti ini. Ini yang sangat kami sesalkan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua RW 06 Kelurahan Kayu Manis, Agus, membenarkan bahwa laporan awal diterimanya dari operator alat berat di lokasi proyek.

“Saya dapat laporan dari operator beko. Informasinya ada kehilangan aki alat berat,” ujarnya saat dikonfirmasi RASIOO.id, Senin, 22 Juni 2026.

Menurut Agus, aparat kepolisian dari sektor setempat telah turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

“Sudah ditindaklanjuti Polsek. Kemarin anggota Polsek dan intel juga datang ke lokasi,” katanya.

Ia berharap pelaku segera ditemukan dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Kita pastinya mencari pelakunya juga. Entah siapa, kita tidak tahu. Harapannya segera tertangkap,” tutupnya.

Komentar