RASIOO.id – PT KAI resmi memasang dua palang perlintasan kereta api dari arah berlawanan di Jalan MA Salmun, tepatnya di kawasan Pasar Anyar, pada Sabtu, 20 Juni 2026. Pemasangan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan di area perlintasan.
Petugas Penjaga Lintasan (PJL) PT KAI, Herudin, menjelaskan pemasangan palang dilakukan karena banyak kendaraan maupun pejalan kaki berhenti terlalu dekat dengan jalur rel sehingga dinilai membahayakan.
“Berhentinya kendaraan atau orang-orang yang mau menyeberang itu terlalu dekat,” ujarnya.
Menurutnya, jarak aman minimal dari rel seharusnya sekitar 2,5 meter. Sebelum adanya palang, masih banyak pengendara yang nekat menerobos dan berhenti terlalu dekat dengan lintasan kereta.
“Batas minimalnya dua meter setengah. Sebelum pasang palang masih ada yang nerobos juga, masih ada yang mepet dekat, jadi sangat berpengaruh pemasangan palang,” ungkap Herudin.
Sementara itu, salah seorang warga yang melintas, Gugun (48), menilai pemasangan palang membuat pengguna jalan menjadi lebih tertib saat kereta melintas. Namun di sisi lain, kondisi lalu lintas kini terasa lebih padat.
“Lebih tertib, cuma lebih macet parah,” tuturnya.
Ia mengaku sebelum adanya palang, arus kendaraan di lokasi tersebut tidak mengalami antrean panjang seperti sekarang.
“Waktu tidak ada palang tidak begitu macet, tapi setelah ada ini macetnya lebih parah,” katanya.
Meski begitu, Gugun mengaku keberadaan palang cukup membantu dari sisi keselamatan karena sebelumnya masih banyak pengguna jalan yang melanggar aturan saat melintas.
“Terbantu kalau buat keselamatan, alhamdulillah sebelumnya masih banyak yang nakal, sedikit kebantu setelah ada palang,” tutupnya.









Komentar