RASIOO.id – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 berlangsung khidmat dengan Presiden Prabowo Subianto bertindak sebagai Inspektur Upacara. Didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Presiden memimpin jalannya upacara yang dihadiri jajaran pemerintah, pimpinan Polri, TNI, serta sejumlah tokoh nasional.
Sejumlah momen penting mewarnai peringatan HUT Bhayangkara tahun ini, mulai dari pemberian penghargaan kepada Presiden hingga pesan mengenai peran strategis Polri dalam mendukung ketahanan pangan dan program prioritas nasional.
Salah satu agenda yang menjadi sorotan adalah pemberian Medali Kehormatan Keamanan dan Keselamatan Publik “Loka Praja Samrakshana” kepada Presiden Prabowo Subianto. Penghargaan tersebut disematkan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Presiden dalam mendukung kemajuan institusi Kepolisian Republik Indonesia.
Usai menerima penghargaan, Presiden Prabowo bersama Kapolri melakukan pemeriksaan pasukan menggunakan kendaraan taktis Maung. Keduanya meninjau langsung barisan peserta upacara yang terdiri dari 14 resimen sebagai simbol kesiapan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh Indonesia.
Suasana upacara juga diwarnai momen kebersamaan para tokoh bangsa. Di tribun kehormatan, Presiden Prabowo tampak memberikan hormat kepada Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, sebelum keduanya berjabat tangan dengan hangat. Momen tersebut mendapat perhatian para tamu undangan sebagai simbol persatuan dan kesinambungan kepemimpinan nasional.
Selain itu, upacara turut dihadiri Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Sinta Nuriyah Wahid, para menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, pejabat TNI-Polri, serta berbagai tamu undangan lainnya.
Dalam amanatnya, Presiden Prabowo memberikan apresiasi terhadap peran Polri yang dinilai tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung pembangunan nasional.
Menurut Presiden, keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan langkah nyata untuk memperkuat kemandirian bangsa. Ia menyoroti berbagai upaya yang dilakukan jajaran kepolisian dalam mendampingi masyarakat di daerah, termasuk pembangunan gudang pangan dan dukungan terhadap peningkatan produksi jagung nasional.
Presiden juga menegaskan pentingnya peran Polri dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok agar daya beli masyarakat tetap terjaga. Di samping itu, Polri diharapkan terus mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sehingga dapat berjalan dengan aman, tertib, dan tepat sasaran.
Melalui momentum HUT Bhayangkara ke-80, Presiden berharap Polri semakin profesional, modern, dan semakin dicintai masyarakat. Ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh elemen bangsa menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mewujudkan pembangunan nasional yang berkelanjutan.













Komentar