OGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar aksi bersih-bersih skala besar di sepanjang Jalan Raya Jakarta–Bogor pada Senin 6 Juli 2026. Kegiatan yang diinisiasi atas arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto tersebut menjadi langkah nyata mempercantik wajah kawasan sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat yang melintas di salah satu jalur utama Kabupaten Bogor.
Kerja bakti dilakukan secara serentak mulai dari kawasan perbatasan Kota Bogor di Kedunghalang hingga perbatasan Kota Depok. Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) diterjunkan untuk bekerja sama sesuai bidang tugas masing-masing, sehingga proses penataan kawasan dapat berlangsung lebih efektif.
Berbagai instansi yang terlibat di antaranya Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkim), Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, Forkopimcam Cibinong, serta perangkat daerah lainnya.
Kepala Disperkim Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang bersih, indah, dan nyaman. Menurutnya, setiap instansi mendapat tanggung jawab berbeda agar penataan dapat dilakukan secara menyeluruh.
Dalam kegiatan itu, Disperkim melakukan pengecatan ulang tembok yang dipenuhi coretan liar, memperbarui warna pembatas jalan, merapikan taman vertikal yang mulai mengering akibat cuaca panas, hingga mengecat pagar-pagar yang sudah kusam agar kembali terlihat rapi dan menarik.
“Setiap perangkat daerah memiliki peran masing-masing. Dengan bekerja bersama, hasil penataan kawasan bisa lebih maksimal dan memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat,” ujar Eko.
Ia juga mengingatkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi faktor penting agar kawasan yang telah ditata tetap terpelihara.
Eko mengimbau warga untuk menjaga kebersihan di lingkungan rumah maupun tempat usaha, membuang sampah pada tempat yang telah disediakan, serta ikut merawat fasilitas umum agar Kabupaten Bogor tetap bersih dan nyaman.
Semangat kebersamaan juga dirasakan para petugas yang turun langsung ke lapangan. Udi Jailani dan Muhammad Rian dari Disperkim menilai kegiatan lintas perangkat daerah tersebut menjadi contoh nyata budaya gotong royong yang perlu terus dipertahankan.
“Kami berharap masyarakat ikut tergerak menjaga kebersihan lingkungan. Program ini sangat positif karena bukan hanya memperindah kawasan, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan,” ungkap mereka.
Pendapat serupa disampaikan Aldi Rahbar dari Dinas Pekerjaan Umum. Menurutnya, lingkungan yang bersih akan menciptakan rasa nyaman bagi masyarakat sekaligus memberikan citra positif bagi Kabupaten Bogor.
Ia menambahkan, keberhasilan menjaga kebersihan tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Kesadaran dan kepedulian masyarakat menjadi kunci agar lingkungan tetap terawat dalam jangka panjang.
Melalui aksi kerja bakti akbar ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap budaya gotong royong semakin tumbuh di tengah masyarakat. Selain menciptakan kawasan jalan yang lebih bersih, tertata, dan asri, gerakan tersebut diharapkan menjadi langkah bersama dalam mewujudkan Kabupaten Bogor yang nyaman, indah, dan membanggakan bagi seluruh warganya.















Komentar