RASIOO.id – Kebakaran hebat melanda pabrik pengolahan buhur dan dupa milik CV Damarindo di Jalan Bayur, RT 05/RW 04, Kelurahan Kebon Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, pada Senin, 20 Juli 2026. Puluhan petugas gabungan diterjunkan untuk menjinakkan kobaran api yang membakar bangunan pabrik.
Kepala UPT Damkar Periuk, Kamaludin, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 17.15 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Kota Tangerang langsung mengerahkan 14 unit armada pemadam kebakaran dengan kekuatan 60 personel gabungan.
“Kami langsung bergerak cepat setelah menerima informasi adanya kebakaran di Jalan Bayur. Objek yang terbakar adalah pabrik buhur dan dupa CV Damarindo. Sebanyak 14 unit armada pemadam dengan kekuatan 60 personel gabungan langsung diterjunkan ke lokasi,” ujar Kamaludin.
Personel yang diterjunkan berasal dari Markas Komando BPBD Kota Tangerang serta sejumlah UPT Damkar, yakni Periuk, Ciledug, Batuceper, dan Pinang.
Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi kendala akibat kemacetan di Jalan Bayur yang menjadi jalur alternatif bagi warga menuju Teluknaga, Kampung Melayu, dan Sepatan saat jam pulang kerja.
“Kendala utama di lapangan adalah akses jalan yang sempat macet total. Namun berkat kesiapsiagaan petugas, armada tetap bisa menembus lokasi,” katanya.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Petugas juga belum dapat memastikan besaran kerugian materiil yang dialami pemilik pabrik.
“Kami belum bisa memastikan apakah api berasal dari korsleting listrik atau dari bakaran sampah. Kami juga masih menunggu kesempatan untuk meminta keterangan dari pemilik CV,” jelas Kamaludin.
Meski demikian, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Di tengah cuaca panas yang melanda Kota Tangerang dengan suhu mencapai 34 hingga 36 derajat Celsius, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. BPBD mengingatkan warga agar tidak membakar sampah sembarangan karena dapat memicu kebakaran yang lebih besar.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan. Kondisi cuaca yang panas dan kering membuat api sangat mudah menyebar,” pungkasnya.










Komentar