RASIOO.id – Dampak fenomena El Nino semakin dirasakan masyarakat di Kabupaten Bogor. Musim kemarau yang berkepanjangan membuat krisis air bersih meluas hingga menyentuh puluhan kecamatan, memaksa ribuan keluarga bergantung pada bantuan distribusi air dari pemerintah.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat, sejak 10 Juni hingga 30 Juli 2026, sebanyak 122.840 jiwa atau 35.596 kepala keluarga (KK) terdampak kekeringan yang melanda 27 kecamatan dan 95 desa/kelurahan.
Untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, BPBD Kabupaten Bogor telah mendistribusikan 1.001.000 liter air bersih ke berbagai wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, mengatakan kekeringan tahun ini terjadi hampir di seluruh wilayah Kabupaten Bogor. Namun, kawasan Bogor Barat menjadi daerah yang mengalami dampak paling serius.
“Jumlah KK yang terdampak mencapai 35.596 KK dengan total 122.840 jiwa. Hingga saat ini kami telah menyalurkan bantuan sebanyak 1.001.000 liter air bersih kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurut Adam, potensi kekeringan diperkirakan masih akan berlangsung hingga Agustus seiring berlanjutnya pengaruh El Nino. Karena itu, masyarakat diminta menghemat penggunaan air agar persediaan yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal.
Ia mengimbau warga untuk memprioritaskan penggunaan air bersih bagi kebutuhan pokok, seperti minum, memasak, dan keperluan sanitasi.
“Bijaklah dalam menggunakan air. Air bersih sebaiknya dimanfaatkan untuk kebutuhan dasar seperti minum dan memasak,” katanya.
Selain ancaman kekurangan air, musim kemarau juga meningkatkan risiko kebakaran lahan dan permukiman. BPBD mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah maupun membuang puntung rokok sembarangan yang dapat memicu kebakaran.
Warga juga diminta menyimpan cadangan air menggunakan wadah yang tertutup guna menjaga kebersihan air sekaligus mencegah berkembangnya jentik nyamuk penyebab penyakit.
BPBD Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, sehingga distribusi bantuan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran selama musim kemarau masih berlangsung.















Komentar