RASIOO.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyisir seluruh korban diduga Keracunan makan bergizi gratis (MBG) di SDN Ciherang 01, Kecamatan Dramaga.Pasalnya, Keracunan itu terjadi kepada siswa dan siswi yang menerima MBG dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ciherang Dua, Yayasan Hidayah As-Salam.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochat Jatnika mengatakan, siswa yang keracunan parah dibawa ke puskesmas. Mereka sebagian besar sudah diberikan penanganan medis dan diperbolehkan pulang.”Hampir semua sudah pulang, kecuali ada dua anak. Mungkin posisi sekarang saya belum dapat laporannya, tapi secara kondisi dua anak itu juga membaik,” kata dia, Minggu 9 Agustus 2026.
Ajat menjelaskan, SPPG yang bersangkutan diminta untuk diberhentikan sementara dan melakukan evaluasi secara total sembari menunggu penyebab keracunan anak.“Penyebabnya apa, itu langsung Pak Bupati tarik rem darurat, menghentikan dulu SPPG-nya, dapur MBG-nya,” katanya.
Selain itu, kata Ajat, Badan Gizi Nasional (BGN) juga langsung melakukan koordinasi dan turun ke lokasi dapur SPPG untuk menangani persoalan tersebut.“Dari BGN sendiri langsung pada jam satu itu juga kontak-kontakan dengan saya, langsung turun ke dapur itu untuk menyelesaikan masalah,” papar dia.
Ajat menjelaskan, pada kejadian tersebut terdapat sekitar 70 penerima manfaat yang menjadi perhatian dalam kejadian tersebut. Sebanyak 25 orang di antaranya datang ke puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.
“Dari 25 orang yang menjalani pemeriksaan di puskesmas, sebanyak 23 orang telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan dan observasi. Sementara dua orang lainnya masih dalam pemantauan,” jelas dia.















Komentar