PJU Minim, Lurah Kencana Kota Bogor Curhat Usulan Sudah Masuk, Kini Tinggal Menunggu Realisasi

RASIOO.id — Persoalan minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) masih menjadi perhatian Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Sejumlah titik jalan lingkungan dinilai membutuhkan tambahan penerangan, sementara beberapa PJU yang sudah terpasang juga dilaporkan mengalami kerusakan atau tidak berfungsi.

Lurah Kencana, Heri Agus Suherman, mengatakan pihaknya telah menyampaikan kebutuhan tersebut kepada Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor. Koordinasi bahkan telah dilakukan secara resmi melalui surat, selain memasukkan usulan penambahan PJU dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Hal itu disampaikan Heri dalam diskusi forum pemetaan wilayah di Kota Bogor, Jumat 21 Agustus 2026 .

Menurut Heri, usulan PJU mencakup sejumlah titik di masing-masing wilayah RW, terutama kawasan yang tingkat pencahayaannya masih rendah.“Kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Perumkim dan sudah bersurat. Selain itu, kebutuhan PJU juga sudah kita cantumkan melalui Musrenbang,” ujar Heri.

Ia menjelaskan, pihak kelurahan tidak dapat melakukan pembangunan maupun perbaikan PJU secara mandiri karena kewenangan tersebut berada di instansi terkait. Karena itu, Kelurahan Kencana kini masih menunggu realisasi dari pemerintah daerah dengan mempertimbangkan skala prioritas dan kemampuan anggaran.

Heri mengakui kebutuhan penerangan di lapangan cukup besar. Namun, keterbatasan anggaran membuat seluruh usulan tidak bisa direalisasikan sekaligus.

“Yang kita butuhkan misalnya 50, yang datang 60, kita juga harus berbagi dengan wilayah lain. Karena anggaran dari masing-masing dinas juga terbatas,” katanya.

Andalkan Program Neonisasi

Sembari menunggu realisasi penambahan dan perbaikan PJU, Kelurahan Kencana juga mendorong partisipasi masyarakat melalui program Neonisasi.

Program tersebut dilakukan dengan memanfaatkan lampu yang dipasang di bagian depan rumah atau halaman warga dan diarahkan ke jalan lingkungan. Penerangan dari rumah warga diharapkan dapat membantu mengurangi titik-titik gelap di kawasan permukiman.

Namun, Heri menyebut pelaksanaan program tersebut belum dapat berjalan merata. Salah satu kendalanya adalah kondisi ekonomi masyarakat yang berbeda-beda.“Tidak semua berjalan dengan baik karena kembali lagi ke masalah ekonomi. Kondisi saat ini juga ekonominya kurang baik,” tuturnya.

Menurutnya, kebutuhan penerangan lingkungan tidak sepenuhnya dapat dibebankan kepada pemerintah. Peran masyarakat juga dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman, khususnya di kawasan permukiman.

Heri memastikan kebutuhan PJU di Kelurahan Kencana telah disampaikan melalui jalur yang semestinya. Ia berharap usulan tersebut dapat direalisasikan secara bertahap sesuai dengan tingkat kebutuhan dan ketersediaan anggaran.

“Kebutuhan-kebutuhan itu sudah kita ajukan. Secara prosedur, usulan kita sudah disampaikan,” ujarnya.

Ia pun mengajak masyarakat tetap berpartisipasi menjaga keamanan lingkungan dengan meningkatkan penerangan di sekitar rumah masing-masing sembari menunggu realisasi perbaikan maupun penambahan PJU dari pemerintah daerah.

(Hana)

Jangan Lewatkan

Komentar