RASIOO.id – Suasana Jalan Raya Cilebut, Kampung Sukaresmi, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, mendadak diwarnai kecelakaan tunggal pada Rabu 26 Agustus 2026 dini hari.
Satu unit mobil Daihatsu Sigra yang digunakan sebagai taksi online Grab terperosok ke jurang dengan kedalaman sekitar 9 hingga 10 meter di dekat aliran Sungai Pekancilan.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB saat mobil tengah membawa seorang penumpang perempuan dari Jalan Sholeh Iskandar menuju Cilebut.
Kapolsek Tanah Sareal, Sonson, mengatakan kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi mengantuk ketika melintas di lokasi kejadian.
“Berdasarkan keterangan dari sopir yang bernama Saudara Asep, warga asli Leuwiliang. Dia merupakan pengemudi Grab yang saat itu sedang membawa penumpang seorang perempuan dari Jalan Sholeh Iskandar menuju ke arah Cilebut,” ujar Sonson.
Sesampainya di Kampung Sukaresmi, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi akibat mengantuk. Ban bagian depan kendaraan kemudian keluar dari badan jalan hingga akhirnya mobil tergelincir dan masuk ke jurang.
“Ban bagian depan mobil terpleset ke bahu jalan sehingga kendaraan masuk ke dalam jurang. Dari hasil pemeriksaan Unit Lakalantas, kedalamannya kurang lebih antara 9 sampai 10 meter dari atas Jalan Raya,” jelasnya.
Terjun 10 Meter, Sopir dan Penumpang Selamat
Meski mobil terjun hingga ke dasar jurang, kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Sopir dan penumpang dilaporkan selamat. Keduanya hanya mengalami luka akibat benturan.
“Keduanya tidak mengalami luka berat, hanya luka benturan saja,” kata Sonson.
Petugas Unit Laka Polresta Bogor Kota bersama Polsek Tanah Sareal kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Proses evakuasi kendaraan menjadi tantangan tersendiri lantaran kondisi jalan yang cukup sempit dan posisi mobil berada jauh di bawah badan jalan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan tim derek pengelola jalan tol untuk mengevakuasi kendaraan,” ujarnya.
Jalan Bakal Ditutup Total Saat Evakuasi
Sonson mengatakan proses evakuasi membutuhkan armada derek yang memadai. Mengingat kondisi Jalan Raya Cilebut yang relatif sempit, polisi berencana melakukan penutupan total selama kendaraan diangkat dari dasar jurang.
“Kami akan berkoordinasi dengan Unit Lalu Lintas Polsek dan Polresta, serta dibantu masyarakat sekitar untuk menutup jalan sementara,” tuturnya.
Penutupan akan diberlakukan dari kedua arah, baik dari Jalan Sholeh Iskandar maupun Cilebut.
“Jalur dari arah Sholeh Iskandar maupun dari Cilebut akan ditutup total selama proses derek berlangsung, karena lebar jalan tidak mencukupi jika lalu lintas tetap dibuka,” tegasnya.
Ia menambahkan, insiden tersebut merupakan kejadian pertama yang ditemui selama dirinya bertugas di wilayah Tanah Sareal, khususnya kendaraan roda empat yang terperosok ke aliran Sungai Pekancilan.
“Sebelumnya belum pernah ada kejadian serupa,” ungkapnya.
Hingga berita ini diturunkan, petugas kepolisian masih bersiaga di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas sembari menunggu armada derek tiba dan mengevakuasi kendaraan dari dasar jurang.
Pengguna jalan yang hendak melintas di kawasan tersebut diimbau mencari jalur alternatif untuk menghindari kemacetan selama proses evakuasi berlangsung









Komentar