TPA Galuga Kebakaran, Ratusan Ton Sampah Terpaksa Mengendap di Truk

RASIOO.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor meminta masyarakat menahan sementara pembuangan sampah menyusul kebakaran yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor menutup sementara akses masuk truk pengangkut sampah ke TPA Galuga. Kebijakan tersebut diterapkan agar proses pemadaman kebakaran dapat berjalan lebih lancar dan maksimal.

Kepala DLH Kabupaten Bogor Teuku Mulya mengatakan, penghentian sementara pengangkutan sampah diperkirakan berlangsung selama satu hingga dua hari, menyesuaikan kondisi kebakaran di lokasi.

“Sementara aja ini mah, 1 atau paling lama 2 hari lah gitu untuk tidak diangkut dulu sampahnya oleh masing-masing truk sampah,” kata Teuku, Selasa, 8 September 2026.

Menurutnya, sejumlah truk sudah terlanjur mengangkut sampah masyarakat pada Senin, 7 September 2026. Sampah tersebut kemudian harus diendapkan sementara di dalam truk hingga akses pembuangan kembali dibuka.

“Sampah hari ini diendapkan dulu di mobil, terpaksa kalau memang udah telanjur diangkut gitu kan. Jadi ada keterlambatan 1 hari lah. Ini untuk proses pemadaman supaya lebih lancar dan lebih maksimal,” jelasnya.

Teuku meminta masyarakat untuk sementara waktu tidak membuang sampah terlebih dahulu selama proses penanganan kebakaran berlangsung.

DLH Kabupaten Bogor belum dapat memastikan jumlah sampah yang saat ini tertahan di dalam truk. Namun, volume sampah yang diangkut dari wilayah Kabupaten Bogor setiap harinya mencapai sekitar 800 ton.

“Tapi kalau harian itu kan kalau Kabupaten Bogor itu sekitar 800 ton-an gitu ya harian angkutan. Tapi kan enggak semuanya karena sebagian enggak ngangkut hari ini,” ujarnya.

Penutupan sementara akses TPA Galuga dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemkab Bogor memprioritaskan proses pemadaman dan mencegah kebakaran meluas.

Komentar