RASIOO.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memastikan pelayanan pengangkutan sampah dari lingkungan masyarakat tetap berjalan meski pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga dihentikan sementara akibat kebakaran.
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengatakan penghentian sementara armada pengangkut sampah dari Kota Bogor menuju TPAS Galuga dilakukan demi keselamatan dan kelancaran proses pemadaman. Keterbatasan akses menuju lokasi menjadi salah satu pertimbangan utama.
“Kesepakatan sementara memang armada pengangkut sampah dari Kota Bogor ke Galuga diberhentikan karena aksesibilitas ke lokasi cukup terbatas,” ujar Jenal saat meninjau lokasi kebakaran, Selasa 8 September 2026.
Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Bogor menyiapkan sejumlah lokasi transit sementara untuk menampung armada pengangkut sampah. Dua titik yang disiapkan yakni lahan eks Pancahapat di kawasan Bogor Nirwana Residence (BNR) dan area kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor.
Untuk mengurangi dampak lingkungan, armada yang terparkir di lokasi transit akan ditutup menggunakan terpal agar sampah tidak berserakan sekaligus mengurangi bau.
Jenal mengatakan sekitar 450 ton sampah rumah tangga telah diangkut dari lingkungan masyarakat. Namun, proses pembuangan ke TPAS Galuga terhenti akibat kebakaran. Sampah tersebut untuk sementara masih tertampung di dalam truk operasional.
Pemkot Bogor juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.
Jika proses pemadaman di TPAS Galuga berlangsung dalam waktu lama, Pemkot Bogor mempertimbangkan pengalihan pembuangan sampah ke TPAS Nambo.
“Kita sudah berkomunikasi dengan Sekda Jawa Barat. Ada opsi mengalihkan ke TPAS Nambo, namun ini perlu dihitung matang agar tidak menimbulkan persoalan baru di sana,” pungkasnya.















Komentar