RASIOO.id – Kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mengelola sampah, terutama di tengah kondisi kemarau.
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, mengimbau masyarakat tidak membakar sampah sembarangan, khususnya di lahan terbuka. Menurutnya, kebakaran besar di TPAS Galuga menunjukkan bahwa api kecil dapat berkembang dan menimbulkan dampak yang lebih luas.
“Ini bukti bahwa hal kecil bisa mengakibatkan kebakaran yang lebih besar,” kata Sastra, Selasa, 15 September 2026.
Ia pun mengajak masyarakat Kabupaten Bogor untuk lebih bijak dalam mengelola sampah dan menghindari aktivitas pembakaran yang berpotensi memicu kebakaran.
“Kami dari DPRD Kabupaten Bogor mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bogor untuk tidak membakar sampah sembarangan,” ujarnya.
Sastra menilai imbauan tersebut penting disampaikan mengingat kondisi cuaca yang masih kering. Pembakaran sampah di lahan terbuka berisiko membuat api mudah menjalar, terutama ketika terdapat material kering di sekitar lokasi.
Sebagai informasi, kebakaran TPAS Galuga terjadi sejak Senin, 7 September 2026. Penanganan dilakukan secara bersama oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, Pemerintah Kota Bogor, serta sejumlah instansi terkait.
Setelah lebih dari sepekan penanganan, kondisi kebakaran telah jauh membaik. Namun, petugas masih melakukan pendinginan dan pemantauan untuk memastikan tidak ada titik panas yang kembali memicu api.














Komentar