RASIOO.id – Bupati Bogor Rudy Susmanto melihat pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor 1 di Galuga, Kecamatan Cibungbulang, dapat menjadi titik awal perubahan ekonomi di wilayah Bogor Barat.
Menurut Rudy, keberadaan PSEL tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan sampah, tetapi juga berpotensi membuka peluang investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut dalam 10 hingga 15 tahun mendatang.
Rudy mengatakan, selama ini kawasan Galuga masih menghadapi tantangan dalam menarik investasi. Kondisi tersebut terlihat dari minimnya pembangunan pusat perbelanjaan maupun perumahan dengan segmen menengah ke atas. Pergerakan harga tanah di wilayah tersebut juga dinilai relatif lambat.
“Yang harus patut kita lihat adalah bagaimana 10–15 tahun ke depan di tempat kita berdiri. Saat hari ini dunia investasi pasti akan enggan masuk ke wilayah Galuga. Tidak ada mal yang mau dibangun di sini. Tidak ada perumahan yang dengan segmen menengah ke atas yang dibangun di sini. Harga tanah pun bergerak cukup lambat,” kata Rudy, Kamis 17 September 2026.
Ia menyebut, PSEL yang dibangun melalui kerja sama pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Bogor dapat menjadi bagian dari upaya mengubah kondisi tersebut secara bertahap.
Rudy juga menilai dampak pembangunan PSEL tidak hanya dapat dirasakan dalam waktu dekat. Menurutnya, pengolahan sampah dan pemulihan kawasan bekas tempat pembuangan akhir membutuhkan proses panjang.
“Tapi pada saat 10–15 tahun ke depan, inilah masa depan Kabupaten Bogor. Di mana air tanah kondisi sudah rusak, kita harus melakukan recovery perbaikan dari sekarang, butuh waktu puluhan tahun bahkan 100 tahun, tapi pada saat sampahnya mulai terurai, sampahnya mulai diproses, maka kita berupaya bersama-sama mengembalikan kondisi lingkungan seperti awal mula sebelum TPA berdiri,” jelasnya.
Rudy mengatakan, dirinya belum mengetahui akan berada di posisi apa dalam 10 hingga 15 tahun mendatang. Namun, ia berharap pembangunan PSEL Bogor 1 dapat menjadi salah satu warisan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat Bogor Barat.
“Mungkin belum tentu dalam waktu 10–15 tahun ke depan kita masih ada umur buat bisa melihat gunung sampah ini menjadi area yang bersih kembali, pohon tumbuh kembali, pertanian dapat bergerak secara optimal, lalu wilayah dapat berkembang secara baik. Tapi inilah niat baik pemerintah pusat, niat baik Presiden Republik Indonesia meninggalkan legacy buat anak cucu kita ke depan,” tutup dia.














Komentar